PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Penguatan kompetensi guru menjadi salah satu langkah penting untuk menghadirkan pendidikan inklusif di sekolah. Melalui Safari Inklusi di Kecamatan Sukapura, ULD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo bersama INOVASI membekali tenaga pendidik dengan materi pembelajaran yang menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan setiap murid.
Dalam kegiatan tersebut, guru mendapatkan pengenalan tentang Multi-Tiered System of Supports (MTSS), yakni pendekatan dukungan berjenjang yang memungkinkan sekolah memberikan layanan pembelajaran dan pendampingan sesuai tingkat kebutuhan peserta didik.
Materi ini menjadi bagian dari upaya mendorong sekolah agar mampu mengenali kebutuhan murid secara lebih tepat, sehingga dukungan yang diberikan tidak harus seragam bagi seluruh peserta didik.
Safari Inklusi juga membahas ketentuan kurikulum dan penyusunan Rencana Pembelajaran Modifikasi (RPM). Guru diperkenalkan pada penyesuaian tujuan, materi, proses, media hingga asesmen pembelajaran berdasarkan kemampuan dan kebutuhan individu anak.
Penyesuaian tersebut diharapkan membuat proses belajar lebih fleksibel tanpa mengabaikan kebutuhan setiap peserta didik.
“Materi ini diharapkan membantu guru menyusun pembelajaran yang lebih fleksibel, terencana dan bermakna sehingga setiap peserta didik dapat mengikuti proses belajar secara optimal,” harapnya.
Tim ULD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo menyampaikan materi dalam Safari Inklusi di Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam menerapkan pembelajaran inklusif.
Melalui Safari Inklusi, ULD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo bersama INOVASI juga mendorong terbentuknya lingkungan sekolah yang menghargai keberagaman.
Upaya tersebut diarahkan agar perbedaan kemampuan maupun kebutuhan dukungan tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan kesempatan belajar.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar