Samuel Wattimena Soroti Potensi Besar Pecinan Semarang sebagai Wisata Heritage

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Samuel J.D. Wattimena berdiskusi bersama Pokdarwis Krabat Pecinan saat meninjau kawasan heritage Pecinan Semarang. (Foto Dok OKI/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPR RI Samuel J.D. Wattimena berdiskusi bersama Pokdarwis Krabat Pecinan saat meninjau kawasan heritage Pecinan Semarang. (Foto Dok OKI/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kawasan Pecinan Semarang kembali menjadi sorotan dalam pengembangan wisata heritage dan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus desainer nasional, Samuel J.D. Wattimena, melakukan kunjungan dan diskusi bersama komunitas wisata serta pelaku UMKM di kawasan Pecinan Semarang, Sabtu malam (23/5/2026).

Kunjungan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan sektor pariwisata budaya yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di kawasan bersejarah Kota Semarang.

Didampingi pengurus Pokdarwis Krabat Pecinan, Hengky Hidayat Pranadya, Samuel meninjau langsung sejumlah titik heritage, lorong budaya, hingga sentra kuliner dan perdagangan tradisional yang masih aktif di kawasan Pecinan.

Suasana khas bangunan tua berarsitektur Tionghoa, aktivitas perdagangan turun-temurun, serta keberagaman kuliner tradisional dinilai menjadi kekuatan utama yang tidak dimiliki banyak daerah lain.

Dalam dialog bersama komunitas dan masyarakat, Samuel menegaskan kawasan heritage tidak hanya berbicara soal pelestarian bangunan lama, tetapi juga menjaga identitas budaya, tradisi sosial, hingga kehidupan ekonomi masyarakat yang tumbuh di dalamnya.

“Kawasan heritage bukan hanya tentang menjaga bangunan lama, tetapi juga menjaga kehidupan budaya, tradisi masyarakat, serta aktivitas ekonomi yang tumbuh di dalamnya. Ini menjadi kekuatan penting bagi pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Samuel.

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi sektor perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata, Samuel menilai Pecinan Semarang memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata budaya unggulan nasional apabila dikelola secara konsisten dan modern tanpa menghilangkan identitas sejarahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan kawasan heritage melalui inovasi kreatif dan pemanfaatan teknologi digital.

Menurutnya, promosi wisata berbasis media sosial, penguatan branding UMKM, hingga penyelenggaraan event budaya secara rutin dapat menjadi strategi efektif menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu pengembangan kawasan turut dibahas, mulai dari penataan kawasan heritage, penguatan promosi wisata, pengembangan event budaya, hingga pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

Ketua Pokdarwis Krabat Pecinan, Hengky Hidayat Pranadya, mengatakan kunjungan Samuel Wattimena menjadi motivasi besar bagi komunitas dan masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya Pecinan Semarang.

“Senang bisa berbagi cerita tentang Pecinan Semarang bersama Pak Samuel Wattimena. Kehadiran beliau menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga dan mengenalkan budaya, sejarah, serta kehidupan Pecinan kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Hengky menjelaskan, selama ini Pokdarwis Krabat Pecinan aktif mengembangkan berbagai program wisata berbasis komunitas seperti wisata sejarah, wisata kuliner, tur lorong heritage, hingga kegiatan budaya yang melibatkan warga lokal.

Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga membantu perputaran ekonomi masyarakat kecil di kawasan Pecinan.

Selain sektor wisata, perhatian juga diarahkan pada penguatan UMKM lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut ekonomi kawasan. Banyak pelaku usaha dinilai memiliki produk potensial mulai dari kuliner tradisional, kerajinan, hingga produk kreatif yang membutuhkan dukungan promosi dan pemasaran digital.

Komunitas Pecinan berharap adanya sinergi lebih luas antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan sektor swasta agar pengembangan kawasan heritage berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Dengan dukungan lintas sektor, Pecinan Semarang diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi wisata budaya unggulan Jawa Tengah sekaligus menjadi contoh pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Indonesia.

“Kalau budaya, UMKM, dan masyarakat bergerak bersama, Pecinan Semarang akan semakin kuat sebagai ikon wisata heritage yang hidup dan memberi manfaat ekonomi bagi warga,” pungkas Hengky.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Berita Terbaru