SURABAYA,Radarbangsa.co.id – Berdalih minim gaji, satpam, kepala gudang beserta karyawan PT.Bumi Universal Makmur, nekat bobol Gudang tempat kerjanya sendiri. Akibat perbuatan pelaku ini PT. Bumi Universal Makmur di Jl. Margomulyo Indah Blok G No. 12, Tandes Kota Surabaya. mengalami kerugian hampir 4 milyar.
Pelaku yang berhasil ditangkap tersebut, Rudi Misdianto (28), asal Jl. Medayu Sentosa 125, kec. Rungkut Surabaya, Yusman Armandani (44), asal Jl. Dinoyo Tengah 46 Surabaya, Angga Mardiansyah (25), asal Jl. Rangkah Gg.V Surabaya,
Samino (40), asal Jl. Asemrowo Kali No.27 Surabaya, Andry Dwi Sucahyo (39), asal Jl. Simo Pomanhan V /19 Surabaya, Karyanto (55), asal Dsn Barengan,kec. Ngonggrot Nganjuk, Sandra Witrianto (30), asal Jl. Kalimas Baru II Surabaya dan Sumari (58), asal Ds. Watesari,kec. Balongbendo Sidoarjo.
Sembilan orang ini sepakat membobol gudang dengan menggergaji pintu gudang dan memasukkan barang curian (kedelai) kekarung goni dengan tujuan dijual kepada orang lain.
Polisi lebih dulu meangkap Rudi dan Sandra yang tertangkap tangan sedang memasukan kedelai yang ada didalam gudang tersebut tanpa seijin pemiliknya dan nantinya akan dijual kepada oranglain.
“Akibat ulah mereka, pemilik gudang mengalami kerugian hingga 4 Milyar,” sebut Kompol Kusminto, Kapolsek Tandes, Jum’at (21/02/20).
Lanjut Kapolsek, hasil interogasi ditempat, kedua tersangka dapat masuk kedalam gudang dengan cara menggergaji pintu gudang. Selanjutnya kedua tersangka mengakui perbuatannya dan bersama barang buktinya
diamankan ke Polsek Tandes Surabaya.
Mereka juga mengaku bahwa sejak bulan Januari 2019 hingga tertangkap, kedua
tersangka juga melakukan perbuatan pencurian dengan mudah karena sebagi karyawan gudang.
Barang bukti yang diamankan, 5 unit sepeda motor, 1 unit sepeda motor R3, 1 TV Flat 60″, 2 buah lemari es, 1 unit drone, 1000 karung goni, dan 37 karung berisi kedelai. (Fif)








