PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Setelah sempat ambruk pada Mei 2025, ruang kelas IV dan V SDN Petung III, Kecamatan Pasrepan, akhirnya kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Perbaikan gedung sekolah tersebut rampung berkat dukungan program CSR Bank Jatim.
Peresmian penggunaan kembali ruang kelas dilakukan pada Rabu (15/4/2026), ditandai dengan penyerahan simbolis dari pihak Bank Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Bangunan sekolah yang sebelumnya rusak akibat bencana sempat mengganggu aktivitas belajar siswa selama hampir satu tahun. Kini, dua ruang kelas yang telah direnovasi dapat kembali difungsikan dengan kondisi yang lebih layak dan aman.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas dukungan konkret terhadap dunia pendidikan di daerahnya. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan mampu mempercepat pemulihan fasilitas publik yang terdampak bencana.
“Terima kasih kepada jajaran Bank Jatim yang telah merealisasikan bantuan pembangunan kembali gedung SDN Petung III yang roboh tahun lalu,” ujar Rusdi.
Menurutnya, keberadaan ruang kelas yang representatif sangat penting untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan siswa serta guru dalam menjalankan proses belajar mengajar. Dengan selesainya perbaikan ini, kegiatan pendidikan di sekolah tersebut dapat kembali berjalan normal.
“Anak-anak kini bisa bersekolah dengan aman karena bangunannya sudah layak,” imbuhnya.
Selain itu, Pemkab Pasuruan terus melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah lain yang mengalami kerusakan. Rusdi menegaskan bahwa pemerintah daerah melakukan pemetaan tingkat kerusakan untuk menentukan prioritas penanganan.
“Kami terus melakukan mitigasi dan pembaruan data, baik kerusakan ringan, sedang, maupun berat,” tegasnya.
Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim, RM Wahyukusumo Wisnubroto, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung program pembangunan daerah melalui CSR. Ia menyebut bantuan ini merupakan bentuk kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“CSR ini tepat sasaran dan sangat dibutuhkan masyarakat. Kami siap terus bersinergi memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Perbaikan fasilitas pendidikan dinilai memiliki dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran. Selain meningkatkan kenyamanan, kondisi sekolah yang layak juga berperan dalam menjaga keselamatan siswa.
Ke depan, Bank Jatim membuka peluang kerja sama lanjutan dengan pemerintah daerah. “Kami siap mendukung program yang memberi nilai tambah bagi masyarakat,” pungkas Wahyukusumo.
Lainnya:
- Lulus Tanpa Seremoni, SMA Al Muslim Ubah Kelulusan Jadi Aksi Nyata
- Hardiknas 2026: Bupati Asahan Disorot, Janji Perbaiki Kualitas Pendidikan
- Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin








