Sekolah Rakyat Prabowo Resmi Dimulai, Pasuruan Jadi Percontohan

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka Open House dan MPLS SRT 1 Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka Open House dan MPLS SRT 1 Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan resmi menggelar Open House sekaligus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya proses pembelajaran bagi para siswa dalam salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor pendidikan.

Acara pembukaan dihadiri Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Mardi Brilian Saleh, S.Kom., perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda Plus Kabupaten Pasuruan, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, Kepala SRT 1 Kabupaten Pasuruan, guru, tenaga pendidik, wali asrama, wali asuh, serta orang tua dan wali siswa.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Pasuruan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah mempercayakan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan program tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah mempercayakan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat. Kepercayaan ini menjadi amanah yang harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya bersama seluruh pihak yang terlibat,” kata Rusdi.

Ia menjelaskan keberhasilan penyelenggaraan SRT 1 Kabupaten Pasuruan merupakan hasil kerja bersama Kementerian Sosial RI, Tim Transisi Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasuruan, Tim Sekolah Rakyat Rintisan 03 dan 48, para pilar sosial yang terdiri atas PKH, TKSK, dan Tagana, hingga para camat serta kepala desa yang mengawal program sejak tahap persiapan.

Rusdi menegaskan seluruh kebutuhan peserta didik selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi telah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah sehingga orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya.

“Mboten usah khawatir Bapak, Ibu. Semua kebutuhan adik-adik dalam bersekolah sudah disediakan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Pasuruan. Bapak dan Ibu tidak usah mengeluarkan uang sepeser pun,” ujarnya.

Ia mengatakan fasilitas dan sistem pembelajaran yang disiapkan di Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang layak bagi seluruh siswa. Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasuruan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama sebagai harapan agar proses belajar mengajar berjalan lancar dan program Sekolah Rakyat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Menutup kegiatan, Rusdi meninjau langsung fasilitas SRT 1 Kabupaten Pasuruan sekaligus melihat proses belajar mengajar perdana di ruang kelas. Ia juga menyapa para siswa dan memberikan motivasi agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun, karena pendidikan menjadi bekal penting untuk menggapai cita-cita,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi
Pusat Riset Pesantren Jatim Diluncurkan, Khofifah Dorong Santri Melek Zaman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru