Senator asal Jawa Timur Lia Istifhama : Anak-anak Adalah Penentu Arah Peradaban Bangsa

Kamis, 9 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, kembali menegaskan pentingnya menjaga generasi penerus bangsa. Menurutnya, masa depan peradaban Indonesia ditentukan oleh bagaimana negara memperlakukan anak-anak sejak dini.

“Anak-anak adalah bagaimana peradaban negeri akan berjalan. Saat anak-anak negeri kita jaga masa kecilnya secara baik, kita dukung semangat mereka belajar dan membangun hubungan sosial dengan sesama, maka dari situlah generasi emas akan tercipta,” kata Lia, Rabu (8/10/2025).

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini menekankan bahwa anak-anak bukan sekadar bagian dari keluarga, melainkan investasi berharga bagi keberlanjutan bangsa. Ia mengutip pepatah syubbanul yaum rijaluk ghod — pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, tutur Lia, semua pihak berkewajiban memastikan hak anak terpenuhi.

“Memastikan mereka bahagia, memastikan mereka terjaga, adalah tugas kita bersama. Apapun yang bersifat penjagaan atas hak anak patut menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Lia turut menyinggung tragedi yang menimpa Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang merenggut sejumlah nyawa santri. Menurutnya, peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya refleksi kolektif.

“Kita diingatkan betapa apapun yang menimpa anak-anak tanpa sebab dari mereka adalah evaluasi diri kita bersama. Bagaimana agar tidak ada lagi musibah serupa. Dan bagi anak-anak yang kini masih dalam proses perawatan, mereka adalah contoh ketangguhan luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkapnya dengan nada haru.

Ia juga menekankan pentingnya doa dan empati yang terus mengalir bagi para korban maupun keluarga. “Yang utama saat ini adalah mendoakan kekuatan para santri korban agar mereka mendapatkan pertolongan Allah SWT, kemudahan dalam menggapai cita-cita. Seperti firman Allah, *iyyaka na‘budu wa iyyaka nasta‘iin*,” tutur Lia.

Di sisi lain, ia mengajak seluruh orang tua untuk tetap tegar sekaligus menjadi pendamping terbaik bagi anak-anak mereka. Termasuk bagi wali santri yang kini harus merelakan buah hatinya berpulang.

“Semua korban dan para wali santri adalah insan mulia. Mereka telah menunjukkan ketegaran dan cinta yang begitu luar biasa,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru