Senator asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Pemerataan Sertifikasi Guru Lewat Akses Digital dan PPG

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Jawa Timur Dr. Lia Istifhama menyoroti pentingnya percepatan sertifikasi guru (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Jawa Timur Dr. Lia Istifhama menyoroti pentingnya percepatan sertifikasi guru (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Senator asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menyoroti persoalan klasik dalam dunia pendidikan Indonesia: masih banyaknya guru yang belum memperoleh sertifikasi profesi. Ia menilai, sertifikasi bukan sekadar dokumen administratif, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi sekaligus pengakuan terhadap profesionalisme tenaga pendidik.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Sertifikasi harus dipandang sebagai pengakuan atas profesionalisme mereka, bukan sekadar syarat administratif,” ujar Lia dalam keterangan tertulisnya.

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat, hingga 2024 masih terdapat sekitar 1 juta guru belum tersertifikasi, sementara 1,98 juta guru atau sekitar 65 persen telah mengantongi sertifikat pendidik. Pemerintah menargetkan penyelesaian sertifikasi bagi 1,3 juta guru hingga 2026, dengan fokus 800 ribu guru pada tahun 2025 melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Di sisi lain, di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), jumlah guru yang belum tersertifikasi juga masih tinggi. Per awal 2025, tercatat 620.716 guru belum memiliki sertifikat, terdiri atas 484.678 guru madrasah, 95.367 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum, serta ribuan guru agama lainnya. Dari total 829.970 guru madrasah, sekitar 110.541 berstatus tidak aktif pada tahun ajaran 2024/2025.

Menurut Lia, percepatan sertifikasi tidak hanya penting untuk meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan guru. Ia menekankan agar pelaksanaan PPG dilakukan secara merata, terutama bagi pendidik di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

“Kita ingin kualitas pendidikan tidak timpang hanya karena letak geografis. Semua guru berhak mendapatkan akses pelatihan dan sertifikasi yang layak,” tegasnya.

Sebagai upaya meningkatkan transparansi dan kemudahan akses, pemerintah kini menyediakan layanan digital seperti EMIS 4.0 di laman emis.kemenag.go.id dan Info GTK, di mana guru dapat memantau status sertifikasi secara mandiri.

Lia berharap, digitalisasi dan percepatan program PPG benar-benar dijalankan secara berkelanjutan agar tujuan utama sertifikasi tercapai: membangun pendidikan yang bermutu dan guru yang sejahtera.

“Pendidikan yang kuat dimulai dari guru yang dihargai,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB