SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Jawa Timur menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Educampus Expo 2026. Kegiatan yang digelar di Jatim Expo mulai 1–10 Mei 2026 ini menjadi ruang interaksi langsung antara siswa SMA/SMK, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan pendidikan.
Ajang ini dimaksudkan untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan, sekaligus menyediakan alternatif kegiatan edukatif bagi pelajar di tengah tantangan era digital.
Menurut Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, expo menjadi sarana bagi siswa untuk mendapatkan informasi pendidikan secara merata, sehingga mampu menentukan pilihan studi lebih tepat. Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menekankan pentingnya kesempatan siswa berinteraksi langsung dengan perguruan tinggi.
“Educampus Expo memberikan manfaat besar bagi siswa SMA sederajat. Mereka bisa berinteraksi langsung dengan perguruan tinggi dan mendapatkan gambaran nyata tentang pilihan studi lanjutan,” ujar Aries. Ia menambahkan, kegiatan ini semakin relevan setelah pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada 31 Maret lalu, khususnya bagi siswa yang belum mendapatkan pilihan kampus.
Penyelenggaraan expo juga menjadi bukti kepedulian Jawa Timur terhadap pendidikan tinggi, termasuk kampus swasta. Senator Lia Istifhama menilai kebijakan ini sangat membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
“Ini bukti bahwa Jawa Timur serius membangun akses pendidikan. Tidak hanya kampus negeri, tetapi juga memberikan perhatian pada kampus swasta agar lebih berkeadilan,” kata Lia. Program beasiswa yang menjangkau kampus swasta menjadi strategi penting untuk pemerataan akses pendidikan.
Selain membuka akses informasi pendidikan, Educampus Expo 2026 diharapkan menjadi alternatif kegiatan positif di tengah isu pembatasan penggunaan gadget. Siswa didorong aktif dalam kegiatan edukatif, eksploratif, dan kreatif.
“Event seperti ini bisa menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi, tampil, dan mengembangkan potensi diri secara langsung,” tambah Lia. Langkah ini menunjukkan bahwa Jawa Timur serius menghadirkan keadilan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa mengabaikan perguruan tinggi negeri.
Penyelenggaraan Educampus Expo 2026 menjadi bukti nyata kepedulian Jawa Timur terhadap pendidikan tinggi, terutama bagi kampus swasta dan siswa kurang mampu. Dukungan pemerintah daerah menegaskan posisi provinsi ini sebagai pionir dalam pemerataan akses pendidikan.
“Sejauh ini, kami belum menemukan provinsi lain dengan tingkat kepedulian yang sama terhadap kampus swasta. Ini fakta yang perlu diketahui publik,” pungkas Lia.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar