Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dukung Asta Cita Presiden, Jatim Diproyeksikan Jadi Provinsi Bersih Narkoba

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deklarasi Jawa Timur Bersih Narkoba di Surabaya, Kamis (13/2/2026), dihadiri pejabat pusat dan daerah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Deklarasi Jawa Timur Bersih Narkoba di Surabaya, Kamis (13/2/2026), dihadiri pejabat pusat dan daerah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmen menjadikan daerahnya sebagai role model nasional dalam pemberantasan narkoba melalui Deklarasi “Jawa Timur Bersih Narkoba” yang digelar di Surabaya, Kamis (13/2/2026). Langkah ini diproyeksikan mempercepat implementasi Asta Cita Presiden sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang strategis Nusantara yang aman dan berdaya saing.

Deklarasi tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Anggota DPD RI Lia Istifhama. Kehadiran unsur pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum menunjukkan penguatan koordinasi lintas sektor dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.

Dalam forum tersebut, Lia Istifhama menilai Jawa Timur memiliki fondasi kuat untuk menjadi percontohan nasional karena pendekatan yang diterapkan bersifat komprehensif. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga penguatan pencegahan dan edukasi berbasis komunitas.

“Keberhasilan ini lahir dari kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat desa. Pendekatannya tidak semata represif, tetapi juga preventif dan edukatif,” ujar Lia.

Ia menyoroti peran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam mendorong program desa bersih narkoba. Menurutnya, penguatan desa menjadi kunci membangun ketahanan sosial dari tingkat paling bawah.

“Program yang menyentuh desa ke desa membangun kesadaran kolektif. Ketika desa kuat dan sadar bahaya narkoba, maka benteng sosial kita semakin kokoh,” katanya.

Selain itu, integrasi materi bahaya narkoba dalam kurikulum pendidikan di tingkat kabupaten dan kota dinilai sebagai strategi jangka panjang. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang tangguh terhadap ancaman narkotika.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Ketika anak-anak dibekali pemahaman sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Deklarasi ini menjadi simbol bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab kolektif. Jawa Timur dinilai memiliki kapasitas sumber daya, jejaring kelembagaan, serta pengalaman kolaborasi yang dapat direplikasi di provinsi lain.

Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat terus terjaga secara berkelanjutan. “Perang melawan narkoba bukan tugas satu institusi. Ini gerakan bersama yang harus konsisten agar Indonesia benar-benar bersih narkoba,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru