JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Senator DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi langkah Yayasan Khadijah Surabaya yang mengirim para kepala sekolahnya melakukan studi tiru ke Labschool Kebayoran, Jakarta. Kegiatan ini dinilai strategis untuk memperkuat kepemimpinan sekolah dan meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan berbasis praktik terbaik.
Kunjungan studi tiru tersebut bertujuan memperluas wawasan kepala sekolah dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu layanan. Dalam kegiatan itu, para peserta mempelajari sistem manajemen sekolah, pola layanan peserta didik, hingga inovasi pembelajaran yang diterapkan di Labschool Kebayoran.
Senator Lia Istifhama menegaskan, peran kepala sekolah saat ini tidak lagi terbatas pada fungsi administratif. “Kepala sekolah dituntut memahami manajemen pendidikan secara menyeluruh, mulai dari tata kelola, kualitas layanan, hingga strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa,” ujar Lia Istifhama, Anggota DPD RI, saat ditemui di kompleks DPD RI, Jakarta, Rabu (14/1).
Menurut Lia, studi tiru menjadi instrumen penting untuk membangun kapasitas kepemimpinan pendidikan. Melalui pertukaran pengalaman, sekolah dapat mengadopsi praktik baik yang telah teruji dan menyesuaikannya dengan konteks lokal.
Salah satu peserta studi tiru, Umi Muntafi’ah akrab disapa Vivin mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak perspektif baru. “Kami mendapatkan gambaran konkret tentang manajemen sekolah, pelayanan siswa, hingga inovasi kurikulum dan pengembangan fasilitas,” kata Vivin, Kepala Sekolah di bawah naungan Yayasan Khadijah.
Ia menilai sejumlah praktik di Labschool Kebayoran berpotensi diterapkan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi Yayasan Khadijah dengan program pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan. Ke depan, hasil studi tiru diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan guna menciptakan sekolah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar