Senator Lia Istifhama Ajak Wisudawan STAI Taruna Surabaya Jadi Agen Perubahan Bangsa

Minggu, 31 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama (berjilbab merah) berpose bersama para wisudawan STAI Taruna Surabaya, usai prosesi wisuda XXXIII, Sabtu (30/8/2028). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama (berjilbab merah) berpose bersama para wisudawan STAI Taruna Surabaya, usai prosesi wisuda XXXIII, Sabtu (30/8/2028). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ada yang berbeda dalam prosesi Wisuda XXXIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Taruna Surabaya pada Sabtu (30/8/2028). Di penghujung acara, suasana auditorium mendadak hening saat lagu “Ibu Pertiwi” dilantunkan. Syairnya yang menyentuh hati seakan menggambarkan kondisi bangsa Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan sosial.

“Ibu Pertiwi sedang bersusah hati… hutan, gunung, sawah, lautan… kini ibu sedang susah, merintih dan berdoa.”
Untaian lirik itu menggema, mengundang rasa haru sekaligus refleksi bagi para wisudawan, dosen, hingga tamu undangan.

Ketua Yayasan UNITA sekaligus anggota MPR RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, menjelaskan bahwa pemilihan lagu tersebut bukan tanpa alasan. “Kita semua tentu sangat prihatin atas situasi sosial bangsa kita. Semoga kita bisa menjadi agen keberlangsungan bangsa, yang menjaga agar kondisi negara kita semakin membaik,” ujarnya usai menyampaikan orasi ilmiah.

Momen tersebut mendapat sambutan emosional dari peserta wisuda. Muhammad, salah satu wisudawan, mengaku tersentuh. “Saya terenyuh sekali, Ning Lia membuat kita introspeksi dan kontemplasi kondisi negara saat ini,” ucapnya.

Dalam orasinya, Ning Lia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan membangun kepercayaan publik di tengah dinamika bangsa. Ia mengutip pemikiran Ibnu Khaldun tentang siklus kehidupan masyarakat dan pemerintahan, yang berpotensi berakhir pada kondisi “low trust society” jika tidak dikelola dengan baik.

“Kita lahir sebagai pengejawantahan khairunnas anfa’uhum linnas—sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. Jika negara gagal menjaga kepercayaan, maka yang muncul adalah low trust, bukan high trust. Masyarakat akan kehilangan keyakinan satu sama lain. Di sinilah pentingnya peran generasi muda untuk menjaga keberlangsungan bangsa,” tegas Ning Lia.

Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak selalu identik dengan jabatan formal. “Seorang pemimpin bisa saja seorang ibu, pekerja, atau penggerak masyarakat. Jika anak muda berkarya dan berkontribusi, maka Indonesia akan semakin maju,” tambahnya.

Wisuda kali ini turut dihadiri jajaran pimpinan STAI Taruna Surabaya, antara lain Ketua STAI Zuman Malaka, para wakil ketua, serta kepala program studi seperti Nasiri, Lailatu Zahroh, Fathurrohman, Mila Mahmudah, Muhammad Wahzudi, Habibur Rochman, Saiul Anah, dan Imam Sujono.

Melalui momen sakral tersebut, STAI Taruna Surabaya tidak hanya melepas para lulusan ke dunia kerja, tetapi juga menanamkan pesan moral agar mereka berperan sebagai agen perubahan sosial. Lantunan “Ibu Pertiwi” pun menjadi pengingat, bahwa perjalanan bangsa memerlukan kepedulian dan kontribusi nyata dari generasi muda.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru