MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar hajatan budaya akbar bertajuk SEPASMA 2025 (Sepasar Ing Madiun) yang berlangsung di Lapangan Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (2/7/2025) malam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promosi wisata lokal sekaligus pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat.
Dalam acara tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun turut berkontribusi dengan menghadirkan Mobil Leladi Sesami untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (Adminduk), Sayogya, S.Sos., menyampaikan bahwa pelayanan Mobil Leladi Sesami merupakan salah satu langkah inovatif dalam mendekatkan layanan kependudukan kepada warga.
“Di stand Dispendukcapil, Mobil Leladi Sesami memberikan layanan mencakup seluruh dokumen kependudukan, termasuk perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pemula, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), dan layanan lainnya,” terangnya.
Ia menjelaskan, penyediaan Mobil Leladi Sesami bertujuan memudahkan masyarakat mengakses layanan kependudukan tanpa perlu datang langsung ke kantor Dispendukcapil.
“Agar masyarakat mengetahui jadwal layanan keliling, kami rutin menyampaikan informasi melalui media sosial, surat edaran kepada camat dan kepala desa, serta berbagai kanal komunikasi lainnya,” ujarnya.
Sayogya menegaskan bahwa Dispendukcapil melayani seluruh jenis administrasi kependudukan, namun untuk kegiatan ini prioritas diberikan pada perekaman KTP elektronik bagi warga usia 16 tahun ke atas.
“Bahkan untuk warga penyandang disabilitas, jika tidak memungkinkan hadir di kantor desa, tim Adminduk akan mendatangi rumahnya secara langsung,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa pemerintah memiliki program Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan.
“IKD adalah layanan digital yang diluncurkan oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Dengan IKD, masyarakat dapat mengelola dokumen kependudukan melalui smartphone,” jelasnya.
Ia berharap seluruh masyarakat segera memanfaatkan layanan IKD agar proses administrasi menjadi lebih mudah dan efisien.
“Jika seluruh masyarakat telah terdaftar di IKD, mereka tidak perlu lagi membawa berkas fisik untuk keperluan administrasi surat-menyurat,” imbaunya.
Untuk itu, Sayogya mengajak warga Kecamatan Dolopo dan seluruh masyarakat Kabupaten Madiun untuk menyukseskan program IKD.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., dalam sambutannya saat membuka SEPASMA 2025, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Ini adalah pertama kalinya SEPASMA diadakan. Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya,” tutur Bupati.
Menurutnya, SEPASMA juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun.
Hari berharap masyarakat Kabupaten Madiun dapat berpartisipasi aktif dalam acara ini sehingga Kabupaten Madiun semakin dikenal secara luas.
Sebagai informasi, SEPASMA 2025 akan digelar selama hampir satu bulan penuh, mulai 2 hingga 27 Juli 2025. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di tiga lokasi, yaitu Lapangan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Lapangan Mojopurno Kecamatan Wungu, dan Alun-Alun Reksogati Mejayan, Kabupaten Madiun.
Lainnya:
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
- 1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Penulis : Wito
Editor : Zainul Arifin








