Serapan Kerja Jatim Diapresiasi, Khofifah Sebut Pengangguran Turun Tajam

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpose usai menerima penghargaan Penyerapan Tenaga Kerja Fiskal Tinggi pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpose usai menerima penghargaan Penyerapan Tenaga Kerja Fiskal Tinggi pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperluas kesempatan kerja mendapat pengakuan nasional. Pemprov Jatim dinobatkan sebagai provinsi dengan Penyerapan Tenaga Kerja Fiskal Tinggi pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (1/12). Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan disaksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penghargaan ini menegaskan kinerja fiskal dan kebijakan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan lapangan kerja secara signifikan. Acara tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri dan Tempo Media Group dalam menilai keberhasilan pemerintah daerah memperkuat pasar kerja secara berkelanjutan.

Menurut Gubernur Khofifah, apresiasi ini mencerminkan pergerakan positif pasar tenaga kerja Jatim dalam dua tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan bukan hanya meningkatnya jumlah penduduk bekerja, tetapi juga konsistensi penurunan tingkat pengangguran.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa kebijakan perluasan lapangan kerja berjalan efektif. Data BPS menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka Jatim turun menjadi 3,88 persen pada 2025. Ini penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu,” ujar Khofifah. Ia menambahkan bahwa penurunan 0,31 persen poin tersebut merupakan hasil kerja terintegrasi lintas sektor.

Data BPS mencatat jumlah angkatan kerja pada Agustus 2025 mencapai 24,76 juta orang, bertambah 282.420 orang dibanding periode yang sama pada 2024. Sementara itu, penduduk yang bekerja naik 439.920 orang menjadi 23,80 juta orang. Peningkatan terbesar ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang menyerap tambahan tenaga kerja hingga 285.900 orang.

Khofifah menilai capaian tersebut tidak lepas dari peran pemerintah kabupaten/kota serta berbagai instansi yang mempercepat program padat karya, pelatihan vokasi, dan perluasan kesempatan usaha. “Ini kerja kolektif. Kami berharap tren positif ini dapat terus menekan angka pengangguran secara lebih agresif,” ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian menilai sistem penilaian penghargaan yang membagi kategori fiskal rendah, sedang, dan tinggi membuat kompetisi lebih adil. “Daerah bertanding sesuai kapasitasnya. Yang saya lihat maju menerima penghargaan memang layak dan menunjukkan kinerja di lapangan,” kata Tito. Ia berharap semakin banyak daerah yang menyusul, sehingga capaian lokal berdampak pada kemajuan nasional.

Penghargaan ini menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pasar tenaga kerja paling progresif pada 2025, sekaligus menjadi dorongan bagi daerah lain untuk memperkuat strategi pembangunan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polemik Guru Dipecat Makin Panas, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Warning Marwah Guru Jangan Dihancurkan Birokrasi
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional
Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:33 WIB

Polemik Guru Dipecat Makin Panas, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Warning Marwah Guru Jangan Dihancurkan Birokrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:26 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:31 WIB

Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru

Berita Terbaru