Simulasi Haji 7 Km Digelar di Probolinggo, Pemkot Pastikan Jemaah Siap Berangkat Tanpa Biaya Tambahan

Sabtu, 4 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Calon jemaah haji mengikuti napak tilas Armuzna di Probolinggo, Kamis (2/4) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Calon jemaah haji mengikuti napak tilas Armuzna di Probolinggo, Kamis (2/4) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Napak Tilas Armuzna yang dirangkai dengan jalan sehat, halalbihalal, dan doa bersama bagi calon jemaah haji 1447 H/2026 M, Kamis (2/4) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Pemkot Probolinggo ini menjadi bagian penting dari pembinaan jemaah menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Sebanyak 310 calon jemaah haji mengikuti kegiatan tersebut yang dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari. Agenda ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simulasi fisik menghadapi rangkaian ibadah haji yang berat.
Kegiatan dimulai dari depan kantor wali kota di Jalan Panglima Sudirman, kemudian peserta berjalan menuju Jalan Suroyo dan berakhir di Masjid Agung Raudlatul Jannah. Rute ini dirancang menyerupai sebagian perjalanan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), yang menjadi puncak ibadah haji.

Sebelumnya, para jemaah telah mengikuti berbagai tahapan pembinaan, mulai dari manasik di tingkat kecamatan hingga kota. Selain itu, penguatan spiritual juga dilakukan melalui kegiatan keagamaan selama Ramadan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Didik Heriadi, menjelaskan bahwa napak tilas ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada jemaah terkait kondisi di Tanah Suci.

“Napak tilas ini memberikan gambaran perjalanan Armuzna, khususnya saat dari Mina menuju Jamarat yang jaraknya bisa mencapai sekitar 7 kilometer. Ini menjadi latihan penting agar jemaah siap secara fisik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan jemaah tidak hanya fokus pada kekuatan fisik, tetapi juga pendalaman spiritual agar mampu menjalankan ibadah secara maksimal.

Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, menekankan pentingnya menjaga kebugaran menjelang keberangkatan.

“Rute hari ini mungkin belum seberapa dibandingkan kondisi di Makkah dan Armuzna. Karena itu, saya mengimbau jemaah untuk rutin berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, memastikan pemerintah daerah terus memantau kesiapan jemaah, khususnya dari aspek kesehatan.

“Kami meminta Dinas Kesehatan melakukan pemantauan intensif. Jika ada keluhan, segera diperiksakan agar tidak mengganggu ibadah,” tegasnya.

Ia juga memastikan keberangkatan jemaah tetap sesuai rencana tanpa adanya tambahan biaya.

“Insyaallah keberangkatan tetap berjalan lancar dan kami upayakan dalam satu kloter agar lebih nyaman,” tambahnya.

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meminimalisir risiko kesehatan jemaah saat menjalankan ibadah haji yang dikenal berat secara fisik. Dengan persiapan matang, diharapkan angka gangguan kesehatan selama ibadah dapat ditekan.

Selain itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas haji dalam memastikan pelayanan optimal bagi jemaah.

Salah satu peserta, Halimah (60), mengaku terharu bisa mengikuti rangkaian ini setelah menunggu 14 tahun. “Alhamdulillah, ini jadi latihan sebelum berangkat. Semoga ibadah nanti lancar,” tuturnya.

Petugas haji daerah, Firman, menegaskan kesiapan fisik menjadi kunci utama. “Ibadah haji itu ibadah fisik. Jemaah harus menjaga kesehatan dan membawa obat-obatan,” ujarnya.

Melalui napak tilas Armuzna ini, seluruh calon jemaah haji diharapkan semakin siap menghadapi tantangan ibadah, baik secara fisik maupun mental.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru