PAMEKASAN,RadarBangsa.co.id – Sebanyak 95 siswa SMKN 2 Pamekasan bersama empat guru pendamping melakukan studi lapangan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (11/5/2026). Kunjungan ini membuka pandangan baru para pelajar tentang kehidupan di balik tembok lapas yang ternyata dipenuhi aktivitas pembinaan keterampilan dan pendidikan produktif.
Rombongan disambut langsung Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan. Para siswa diajak melihat berbagai program pembinaan, mulai dari Kayna Bakery, pembuatan kerupuk puli, praktik pangkas rambut, hingga pelatihan menjahit yang dikelola warga binaan.
Di Kayna Bakery, siswa menyaksikan proses pembuatan roti dari tahap adonan hingga matang. Beberapa siswa bahkan ikut mencicipi hasil produksi warga binaan.
“Enak, nggak nyangka dibuat di lapas,” ujar salah satu siswa.
Kekaguman peserta berlanjut saat melihat dapur sehat lapas yang bersih, tertata rapi, dan telah bersertifikat. Dalam sesi dialog di Aula Sahardjo, siswa juga aktif bertanya soal sistem keamanan dan pola pembinaan di dalam lapas.
Kalapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menegaskan kegiatan tersebut menjadi bagian edukasi keterbukaan informasi kepada dunia pendidikan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga tempat membangun keterampilan dan memberi kesempatan bagi warga binaan menjadi pribadi lebih baik dan produktif,” kata Kusnan.
Guru pendamping SMKN 2 Pamekasan, Kartika Widyawati, mengapresiasi program pembinaan yang dinilai mampu memberi wawasan baru bagi siswa.
“Anak-anak dapat wawasan baru. Program pembinaannya keren dan fasilitasnya bersih,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat antara pihak lapas dan sekolah sebagai simbol sinergi pendidikan dan pembinaan sosial.
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin


















Komentar