Siswa SMKN 2 Pamekasan Belajar di Lapas Narkotika, Lihat Bakery hingga Dapur Sehat Warga Binaan

Selasa, 12 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN,RadarBangsa.co.id – Sebanyak 95 siswa SMKN 2 Pamekasan bersama empat guru pendamping melakukan studi lapangan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (11/5/2026). Kunjungan ini membuka pandangan baru para pelajar tentang kehidupan di balik tembok lapas yang ternyata dipenuhi aktivitas pembinaan keterampilan dan pendidikan produktif.

Rombongan disambut langsung Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan. Para siswa diajak melihat berbagai program pembinaan, mulai dari Kayna Bakery, pembuatan kerupuk puli, praktik pangkas rambut, hingga pelatihan menjahit yang dikelola warga binaan.

Di Kayna Bakery, siswa menyaksikan proses pembuatan roti dari tahap adonan hingga matang. Beberapa siswa bahkan ikut mencicipi hasil produksi warga binaan.

“Enak, nggak nyangka dibuat di lapas,” ujar salah satu siswa.

Kekaguman peserta berlanjut saat melihat dapur sehat lapas yang bersih, tertata rapi, dan telah bersertifikat. Dalam sesi dialog di Aula Sahardjo, siswa juga aktif bertanya soal sistem keamanan dan pola pembinaan di dalam lapas.

Kalapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menegaskan kegiatan tersebut menjadi bagian edukasi keterbukaan informasi kepada dunia pendidikan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga tempat membangun keterampilan dan memberi kesempatan bagi warga binaan menjadi pribadi lebih baik dan produktif,” kata Kusnan.

Guru pendamping SMKN 2 Pamekasan, Kartika Widyawati, mengapresiasi program pembinaan yang dinilai mampu memberi wawasan baru bagi siswa.

“Anak-anak dapat wawasan baru. Program pembinaannya keren dan fasilitasnya bersih,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat antara pihak lapas dan sekolah sebagai simbol sinergi pendidikan dan pembinaan sosial.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru