Stok Beras di Pasuruan Aman hingga 2026, Bulog Siapkan Gudang Baru

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ketersediaan beras di Kabupaten Pasuruan dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali hingga pertengahan 2026. Kepastian ini menjadi sinyal stabilitas pangan di tengah fluktuasi harga dan dinamika distribusi nasional.

Kepala Perum Bulog Cabang Malang Raya, Nurjuliansyah Rahman, menyampaikan bahwa total stok beras yang dialokasikan untuk Kabupaten Pasuruan saat ini mencapai 26.154 ton. Jumlah tersebut mencakup beras medium, Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta beras premium yang tersimpan di gudang induk Malang dan gudang tambahan di wilayah Pasuruan.

“Insya Allah stok beras masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Pasuruan hingga enam bulan ke depan,” ujar Nurjuliansyah Rahman, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, keberlanjutan stok beras juga ditopang oleh siklus panen yang akan kembali berlangsung pada Maret hingga April 2026. Bulog, kata dia, terus melakukan penyerapan gabah kering panen dari petani melalui tim jemput gabah, selama transaksi dilakukan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Sampai saat ini tim kami masih aktif melakukan pembelian gabah kering panen. Kami menawarkan pembelian sesuai HPP pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram,” jelasnya.

Selain menjaga stok, Bulog Malang Raya juga merancang penambahan kapasitas gudang di Kabupaten Pasuruan pada tahun depan. Saat ini, proses masih berada pada tahap survei untuk menentukan lokasi yang aman dan strategis.

“Kami selektif, lokasi gudang harus bebas dari potensi banjir dan mudah dijangkau,” tambahnya.

Terkait program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog menargetkan penyaluran beras hingga akhir 2025 mencapai 23 ribu ton. Sementara itu, ketersediaan beras di gudang Malang saat ini masih sekitar 68 ribu ton dan turut menopang distribusi SPHP ke wilayah Madura.

Kondisi ini menegaskan kesiapan Bulog dalam menjaga pasokan beras sekaligus menekan potensi gejolak harga di tingkat konsumen.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru