Strategi Pengentasan Kemiskinan Bangkalan Jadi Sorotan Jatim

Rabu, 1 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Moh. Yasin, saat menyampaikan pernyataan pada forum Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Pratanu Bangkalan, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Plt Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Moh. Yasin, saat menyampaikan pernyataan pada forum Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Pratanu Bangkalan, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam menekan angka kemiskinan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pendekatan berbasis data yang diterapkan dinilai efektif dan berpotensi menjadi model bagi daerah lain.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Pendopo Pratanu, Bangkalan, Selasa (31/3/2026). Forum ini menyoroti strategi intervensi yang dinilai lebih tepat sasaran.

Plt Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Moh. Yasin, menilai Pemkab Bangkalan berhasil menerapkan sistem pengentasan kemiskinan yang sistematis. Program yang dijalankan berbasis data by name by address dengan pembaruan berkala.

Data tersebut mencakup masyarakat berpenghasilan rendah dari desil 1 hingga desil 5. Dengan sistem ini, intervensi pemerintah dinilai lebih terarah dan mampu menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Menurut Yasin, pendekatan ini berawal dari inovasi daerah melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT). Selanjutnya, sistem tersebut berkembang menjadi bagian dari Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Bangkalan ini bisa dikatakan menjadi ‘komandan’ dalam penanganan kemiskinan. Kuncinya ada pada data yang terus diperbarui,” ujar Yasin.

Ia menambahkan, pembaruan data memungkinkan pemerintah mengevaluasi efektivitas program. “Kalau intervensi berhasil, masyarakat bisa naik desil. Kalau belum, itu jadi bahan evaluasi kebijakan,” jelasnya.
Pendekatan berbasis data dinamis dinilai mampu meningkatkan akurasi kebijakan sosial. Model ini membuka peluang bagi pemerintah daerah lain untuk mengadopsi strategi serupa dalam menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Selain itu, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi diharapkan semakin kuat melalui forum Musrenbang. Hal ini penting untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Yasin menegaskan, keunggulan Bangkalan terletak pada kebijakan yang adaptif dan terus dievaluasi. “Ini yang membuat Bangkalan layak menjadi percontohan bagi daerah lain,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru