Suara Petani Lamongan Siap Menggema di Rapimnas Tani Merdeka 2025 di Jakarta

Selasa, 19 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lamongan berfoto bersama usai pelantikan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Rapimnas 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lamongan berfoto bersama usai pelantikan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Rapimnas 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lamongan memastikan akan ambil bagian dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia 2025 yang dijadwalkan digelar di Jakarta pada 27–28 Agustus mendatang.

Ketua DPD Tani Merdeka Lamongan, Alief Abdul Haris, M.Pd.I, menyebut partisipasi ini bukan sekadar kehadiran seremonial, melainkan bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan petani di tingkat nasional.
“Kami siap membawa aspirasi petani Lamongan agar bisa diperjuangkan dalam forum nasional ini,” tegas Alief yang akrab disapa Gus Haris, Selasa (19/8).

Rapimnas 2025 akan dipusatkan di Auditorium F Kementerian Pertanian RI, Jakarta. Agenda ini diproyeksikan menghadirkan jajaran pengurus mulai dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari seluruh Indonesia.

Menurut informasi panitia, forum tahunan tersebut akan membahas arah kebijakan organisasi, memperkuat konsolidasi, serta menyusun langkah strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan petani di tengah tantangan sektor pertanian yang kian kompleks.

Gus Haris menilai, kehadiran Lamongan dalam forum nasional ini sangat penting mengingat daerahnya merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Timur. Dengan luas lahan produktif dan jumlah petani yang signifikan, Lamongan memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan regional maupun nasional.
“Lamongan bukan hanya penopang pangan Jawa Timur, tapi juga bagian penting dalam ketahanan pangan nasional. Maka suara petani Lamongan perlu didengar,” ujarnya.

Selain itu, forum Rapimnas juga menjadi momentum konsolidasi organisasi Tani Merdeka Indonesia yang selama ini aktif menyuarakan isu-isu strategis seperti akses permodalan, perlindungan harga hasil panen, hingga modernisasi alat pertanian. Melalui forum tersebut, diharapkan seluruh pengurus dapat menyatukan visi untuk menghadapi persoalan agraria yang semakin beragam.

Keterlibatan DPD Lamongan dalam forum tingkat nasional ini disambut antusias oleh pengurus daerah. Mereka berharap aspirasi lokal dapat terakomodasi, baik terkait kebijakan pupuk bersubsidi maupun peningkatan infrastruktur pertanian.

“Petani di tingkat bawah membutuhkan kepastian, mulai dari ketersediaan pupuk hingga harga gabah yang stabil. Itu yang akan kami dorong,” imbuh Gus Haris.

Dengan komitmen itu, DPD Tani Merdeka Lamongan optimistis suara petani daerah tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, melainkan bisa mendapat perhatian pemerintah pusat. Rapimnas 2025 pun diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi petani sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru