Tak Perlu Antre, Wisatawan Malaysia Puji Layanan Medis Digital RS Moh Ruslan

Rabu, 25 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sharifa, wisatawan asal Malaysia, berbagi pengalaman positifnya setelah menggunakan layanan digital MATA WIDURI di RS H. Moh. Ruslan | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Sharifa, wisatawan asal Malaysia, berbagi pengalaman positifnya setelah menggunakan layanan digital MATA WIDURI di RS H. Moh. Ruslan | Dok Foto Ho/RadarBangsa

MATARAMA, RadarBangsa.co.id – Rumah Sakit H. Moh. Ruslan memperkuat perannya dalam pengembangan layanan wisata medis berbasis teknologi dengan meluncurkan program inovatif bertajuk MATA WIDURI(Mataram Harum dengan Wisata Medis di Ujung Jari). Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan dalam mengakses layanan kesehatan secara cepat, mudah, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi digital.

Melalui MATA WIDURI, pasien kini dapat mendaftar layanan wisata medis secara daring melalui formulir digital, serta memperoleh informasi layanan secara real-time lewat chatbot interaktif yang tersedia 24 jam nonstop.

“Inovasi ini bertujuan memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien, terutama wisatawan yang membutuhkan layanan medis sambil menikmati waktu liburan di Lombok,” ungkap dr. Ristania Ellya John, inovator program tersebut, Rabu (25/6/2025).

Dr. Ristania menjelaskan bahwa pada tahap awal implementasinya, program MATA WIDURI telah mencakup tiga layanan unggulan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan utama wisatawan medis.

“Layanan tersebut meliputi Medical Check Up (MCU), layanan hemodialisa rawat jalan bagi pasien dengan jadwal cuci darah teratur, serta Unit Reproduksi Berbantu Lombok IVF yang menghadirkan solusi fertilitas berbasis teknologi dalam suasana nyaman khas destinasi wisata,” jelasnya.

Salah satu pasien, Sharifa, wisatawan asal Malaysia, membagikan pengalamannya saat menjalani cuci darah di RS H. Moh. Ruslan. Ia merasa sangat terbantu dengan kemudahan yang ditawarkan program ini.

“Program ini sangat bagus dan mudah. Saya tidak perlu menunggu lama di depan, cukup datang sesuai waktu yang ditentukan. Semua terorganisir, saya merasa aman dan nyaman di sini,” tutur Sharifa.

RS H. Moh. Ruslan sendiri telah tercatat sebagai salah satu pionir dalam penyelenggaraan wisata medis di Indonesia, dengan sertifikasi resmi dari Dirjen Pelayanan Kesehatan melalui Keputusan Nomor HK.01.07/I/3759/2022. Program wisata medis di rumah sakit ini telah aktif berjalan sejak tahun 2016.

“Melalui MATA WIDURI, kami berharap bisa menghadirkan layanan wisata medis berbasis digital pertama di Nusa Tenggara Barat,” imbuh dr. Ristania.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa inovasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan yang modern dan efisien, sekaligus memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi unggulan wisata medis di Indonesia.

“Inovasi ini bukan hanya meningkatkan mutu layanan, tetapi juga membuka peluang besar untuk menarik minat pasien dari mancanegara,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru