TNI Bikin Batalyon Baru di Probolinggo

Rabu, 14 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Letkol Caj Muhammad Wahid meninjau lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Krucil, Probolinggo (ist)

Letkol Caj Muhammad Wahid meninjau lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Krucil, Probolinggo (ist)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Sebuah inisiatif tak biasa tengah disiapkan di wilayah Krucil, Kabupaten Probolinggo. Bukan untuk perang, bukan pula latihan tempur, melainkan demi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Inilah Batalyon Teritorial Pembangunan atau BTP, satuan baru yang dibentuk untuk mengabdi kepada masyarakat.

Kodam V/Brawijaya melalui tim dari Srendam meninjau langsung lokasi pembangunan BTP yang berada di area Koramil 0820/25 Krucil, Rabu 14 Mei 2025. Peninjauan dipimpin oleh Pabandya Jemen Srendam V/Brawijaya, Letkol Caj Muhammad Wahid, didampingi Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Czi Slamet Wahyudi dan rombongan.

“BTP dibentuk untuk menjaga stabilitas, mendukung ekonomi, dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ini bagian dari strategi nasional,” kata Letkol Wahid dalam keterangannya.

Berbeda dengan satuan tempur, BTP akan diisi oleh prajurit dengan keahlian di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan. Mereka akan turun langsung ke desa-desa untuk memberi penyuluhan, pendampingan, dan penguatan kapasitas warga.

“Batalyon ini dipersenjatai dengan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Menurut Wahid, BTP akan bergerak nyata di tengah masyarakat. Mengelola lahan tidur, membantu petani dan peternak lokal, serta memberikan pelayanan kesehatan. Bahkan, BTP akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan.

“Tujuan utamanya adalah perang melawan kemiskinan. Ini bukan sekadar markas TNI, tapi pusat penggerak kemakmuran masyarakat,” lanjutnya.

Lahan untuk BTP telah disiapkan, dengan lokasi strategis yang dekat dengan permukiman warga dan sumber daya lokal. Fasilitas pendukung juga akan segera dibangun untuk menunjang operasional.

Personel BTP akan hidup berdampingan dengan rakyat. Mereka tidak hanya bekerja untuk rakyat, tapi juga bersama rakyat. Konsepnya adalah kolaborasi, bukan sekadar komando dari atas.

“Ini adalah wajah baru TNI. Tidak hanya tangguh di medan perang, tapi juga di tengah masyarakat,” kata Letkol Wahid.

Dengan hadirnya BTP di Probolinggo, TNI diharapkan menjadi motor perubahan. Menyatukan kekuatan negara dan rakyat dalam perjuangan membangun masa depan.

“Ini awal dari babak baru. Di mana TNI dan rakyat menyatu, bukan dalam perang, tapi dalam perjuangan membangun kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru