Rumah Rusak Karena Pohon Tumbang di Bangkalan

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Bangkalan melakukan penanganan darurat pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD Bangkalan melakukan penanganan darurat pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Insiden pohon tumbang kembali menguji kesiapsiagaan warga Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (29/11/2025). Tujuh rumah rusak setelah sebuah pohon besar roboh dan menimpa permukiman. Peristiwa tersebut memicu respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan yang langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian.

Laporan awal diterima BPBD dari Direktur Komunitas Berbagi Bangkalan pada sore hari. Tanpa menunggu lama, tim diberangkatkan pukul 18.15 WIB. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati warga sudah melakukan pemotongan batang pohon secara mandiri menggunakan alat manual. Upaya gotong royong itu dinilai mempercepat proses penanganan sebelum bantuan resmi tiba.

Petugas BPBD kemudian melakukan pendataan kerusakan, memastikan tidak ada korban jiwa, dan menyalurkan bantuan kedaruratan berupa terpal kepada tujuh kepala keluarga terdampak. Terpal tersebut digunakan sebagai penutup sementara agar rumah tetap dapat ditinggali sambil menunggu perbaikan.

Selain penanganan teknis, BPBD juga memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya pemangkasan berkala pada pohon besar di sekitar pemukiman. Langkah pencegahan dianggap krusial mengingat kondisi cuaca Tanah Merah yang kerap disertai angin kencang.

Kepala BPBD Bangkalan, M. Zainul Qomar, menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah bertindak cepat melakukan penanganan awal. “Respons masyarakat sangat membantu mempercepat penanganan. Kolaborasi seperti ini penting untuk meminimalkan risiko dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Seorang warga terdampak, Fathur Rozi, juga menuturkan rasa lega atas kehadiran BPBD. “Kami panik saat pohon tumbang, tapi bantuan datang cepat. Setidaknya malam ini rumah bisa ditutup sementara,” katanya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB