JEMBER, RadarBangsa.co.id – Sekitar 300 peserta dari berbagai daerah mengikuti festival dan lomba burung berkicau bertajuk Uddhata Kicau yang digelar Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 8/Uddhata Yudha Jember, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Lomba tersebut menjadi wadah bagi komunitas kicaumania untuk berkompetisi sekaligus memperkuat interaksi antara prajurit TNI dan masyarakat. Peserta tidak hanya berasal dari Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah lain, termasuk Madura, Surabaya, Mojokerto, Probolinggo, Bondowoso, dan Lumajang.
Komandan Yonarmed 8/Uddhata Yudha Jember, Letkol Arm Indra Asmara Manurung, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya satuannya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aktivitas bersama.
Menurut dia, keberadaan satuan TNI di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memungkinkan kedua pihak berinteraksi secara langsung. Komunitas kicaumania menjadi salah satu kelompok masyarakat yang dirangkul melalui penyelenggaraan Uddhata Kicau.
“Bahwa kita satuan ada di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa membaur. Inilah wadah yang coba kami angkat, bisa mendekatkan diri dengan masyarakat. Tidak terkhusus dengan komunitas kicaumania saja, dalam kegiatan yang lain juga kita tidak terlepas dari kegiatan itu,” ujar Letkol Arm Indra Asmara Manurung.
Sementara itu, Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Yonarmed 8, Kapten Arm Mariko, menjelaskan bahwa panitia menyiapkan 20 kelas kompetisi dalam kegiatan tersebut. Lomba mempertandingkan empat jenis burung, yakni kenari, murai batu, cucak ijo, dan cendet, dengan total 24 gantangan sebagaimana disampaikan panitia.
Mariko menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 300 orang. Sejumlah peserta datang dari luar wilayah Jember, termasuk dari Madura dan Surabaya, sehingga kegiatan tersebut diikuti pencinta burung berkicau dari berbagai daerah.
“Untuk peserta keseluruhan sekitar 300, yang paling jauh ini di daerah Madura. Jadi yang dari Jember, Mojokerto, Surabaya. Untuk kelasnya ada 20 kelas, ada empat jenis burung, tapi untuk jenis gantangannya ada 24 gantangan,” ungkap Kapten Arm Mariko.
Untuk mengapresiasi partisipasi peserta, panitia menyediakan hadiah serta piala eksklusif dengan desain khas amunisi Armed bagi para pemenang. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang mempertemukan para penghobi burung berkicau dalam satu arena.
Melalui Uddhata Kicau, Yonarmed 8/Uddhata Yudha Jember berharap kegiatan komunitas dapat menjadi salah satu sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Penyelenggaraan kegiatan serupa juga diharapkan membuka ruang interaksi yang lebih luas antara satuan TNI dan berbagai kelompok masyarakat.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar