Ungkap Pencurian 1,1 Ton Beras, Polsek Tikung Diganjar Penghargaan Kapolres Lamongan

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan memberikan penghargaan kepada Kapolsek Tikung dan tim atas keberhasilan mengungkap pencurian 1,1 ton beras. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan memberikan penghargaan kepada Kapolsek Tikung dan tim atas keberhasilan mengungkap pencurian 1,1 ton beras. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kinerja Polsek Tikung kembali menjadi sorotan positif setelah keberhasilan tim dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan berupa beras seberat 1.100 kilogram. Atas kerja cepat tersebut, Kapolres Lamongan memberikan penghargaan secara langsung pada Senin (08/12/2025) di Mapolres Lamongan. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja efektif yang dinilai mampu meredam keresahan masyarakat dan pelaku usaha beras di wilayah Tikung.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Puwowidodo, SH, menegaskan bahwa kasus ini tidak sekadar soal besar kecilnya kerugian, melainkan menyangkut stabilitas komoditas pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat luas. “Kasus pencurian dalam jumlah besar seperti ini dapat mengganggu pasokan beras dan menimbulkan dampak ekonomi bagi pengusaha lokal. Karena itu, tindakan cepat menjadi keharusan,” ujarnya.

Peristiwa ini terungkap setelah pemilik gudang melapor mengenai pengurangan stok beras yang tidak wajar. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Polsek Tikung melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur keluar-masuk gudang. Anang menjelaskan bahwa bukti awal dari rekaman CCTV dan keterangan para saksi menjadi dasar kuat dalam menelusuri identitas dan pola gerak pelaku. “Dari hasil penelusuran, arah penyelidikan mengerucut cukup cepat. Dalam kurang dari dua hari, kami sudah mendapatkan titik terang,” katanya.

Tim yang terlibat dalam pengungkapan ini terdiri dari Kanit Reskrim Ipda Andi Nurcahya, SH, anggota Reskrim Aipda Abdul Kadir Jailani, SH, Ps. Kanit Intelkam Bripka Lendy, serta anggota Polsek Tikung Aipda Yateno. Mereka menjadi unsur utama dalam pembuntutan dan pengamanan barang bukti.

Ipda Andi mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan celah pergantian shift penjaga gudang untuk melancarkan aksinya. Menurutnya, pola tersebut terbaca dari kecocokan waktu kejadian yang berulang. “Pelaku memahami kapan aktivitas gudang sedang lengang. Namun, celah itu justru memudahkan kami menentukan pola pergerakan mereka,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh barang bukti berhasil diamankan sebelum sempat dijual atau dipindahkan lebih jauh. “Beras sebanyak 1,1 ton itu sempat dipindahkan dari lokasi awal. Kami bergerak cepat agar barang bukti tidak terpecah atau hilang,” jelasnya.

Kapolres Lamongan berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polsek untuk terus menjaga responsivitas dan integritas dalam penanganan kasus-kasus yang berdampak langsung pada masyarakat. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa keberhasilan Polsek Tikung membuktikan soliditas antar-unit. “Pengungkapan cepat ini menunjukkan sinergi yang baik. Polsek Tikung memberikan contoh nyata bagaimana sebuah kasus dapat ditangani tanpa menunda,” ujarnya.

AKP Anang juga menekankan pentingnya memperkuat pengawasan terhadap komoditas beras yang rawan menjadi sasaran pencurian berskala besar. “Kami akan memperketat patroli preventif dan meningkatkan kerja sama informasi dengan masyarakat untuk meminimalisasi potensi kasus serupa,” tegasnya.

Pemilik gudang yang meminta identitasnya dirahasiakan turut berterima kasih kepada kepolisian. “Jika tidak cepat ditangani, kerugian kami bisa jauh lebih besar. Polisi bekerja sangat sigap,” katanya singkat.

Keberhasilan Polsek Tikung dalam mengungkap kasus ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memastikan stabilitas distribusi beras di Lamongan tetap terjaga.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru