Wabup Lamongan Dirham Tegaskan Pentingnya Mangrove di Festival Jatim VII

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Deputi Bappenas Sigit Reliantoro, serta sejumlah pejabat dan perwakilan BUMN saat mengikuti penanaman mangrove dalam Festival Mangrove Jawa Timur VII di Pantai Bahak Curahdringu, Probolinggo, Selasa (19/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Deputi Bappenas Sigit Reliantoro, serta sejumlah pejabat dan perwakilan BUMN saat mengikuti penanaman mangrove dalam Festival Mangrove Jawa Timur VII di Pantai Bahak Curahdringu, Probolinggo, Selasa (19/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Festival Mangrove Jawa Timur VII menjadi momentum penting dalam upaya menjaga kelestarian pesisir. Acara yang digelar di Pantai Bahak Curahdringu, Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/8/2025) ini diikuti oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara atau yang akrab disapa Mas Dirham.

Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia, yang tahun ini mengusung tema “Rayakan Mangrove, Rangkai Harapan”. Rangkaian peringatan nasional sebelumnya telah dimulai di Banyuwangi, dengan agenda serupa yang menekankan pentingnya peran hutan mangrove bagi keberlanjutan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Mas Dirham menekankan fungsi vital hutan mangrove. Menurutnya, keberadaan mangrove tidak hanya melindungi garis pantai dari abrasi, erosi, dan hantaman gelombang, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan sosial yang tinggi.

“Mangrove mampu menjaga kualitas air, menjadi habitat berbagai spesies, sekaligus memberikan sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir. Karena itu, pelestarian mangrove harus menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Lamongan sendiri, lanjut Mas Dirham, memiliki potensi laut yang cukup besar. Kabupaten ini memiliki garis pantai sepanjang sekitar 47 kilometer, dengan luasan hutan mangrove tercatat 135,5 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 85 persen berada di pesisir Kecamatan Brondong, sedangkan sisanya 15 persen tersebar di wilayah Paciran.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, kata dia, terus berupaya memperkuat konservasi mangrove. Tidak hanya dengan melakukan penanaman secara rutin, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem melalui perawatan dan pembersihan area hutan mangrove.

“Lamongan tidak hanya menanam, tapi juga memastikan ekosistem mangrove tetap terjaga. Karena manfaatnya bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutur Mas Dirham.

Festival Mangrove Jawa Timur VII tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove. Sejumlah kegiatan turut digelar, mulai dari pelepasliaran burung hingga penebaran benih kepiting di kawasan pesisir. Kegiatan ini menjadi simbol nyata upaya rehabilitasi ekosistem pesisir yang melibatkan banyak pihak.

Acara ini juga dihadiri Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sigit Reliantoro, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan diharapkan memperkuat sinergi lintas daerah dan sektor dalam menjaga kelestarian mangrove.

Mas Dirham menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Lamongan siap menjadi bagian dari gerakan nasional konservasi mangrove. “Kami ingin pesisir Lamongan tidak hanya kuat menghadapi abrasi, tapi juga menjadi rumah bagi ekosistem yang sehat dan sumber kehidupan bagi masyarakat,” tandasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan
Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci
Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja
Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang
Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total
Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial
Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo
Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:35 WIB

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total

Berita Terbaru

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Minggu, 10 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Nasional

Gibran, Khofifah dan Kapolri Hadiri Haul Mbah Wahab di Jombang

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

 Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan bersama Bupati Jombang melepas keberangkatan jamaah haji kloter 62 dan 63 di Pendapa Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:35 WIB

Wakil Bupati Bangkalan melepas keberangkatan jamaah calon haji di Masjid Agung Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB