Wabup Mimik Sentil Pelayanan Desa, Anak Muda Sidoarjo Diminta Berani Kritik

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana berdialog dengan warga dalam forum Ruang Kebersamaan di Desa Kebaron, Sabtu (9/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana berdialog dengan warga dalam forum Ruang Kebersamaan di Desa Kebaron, Sabtu (9/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Forum dialog warga di Pendopo Balai Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (9/5/2026) malam berubah menjadi ruang kritik terbuka soal pelayanan publik. Wakil Bupati Mimik Idayana meminta masyarakat, khususnya generasi muda, tidak takut menyuarakan keluhan terhadap kinerja pemerintah.

Di hadapan tokoh masyarakat, pemuda hingga ibu-ibu yang memenuhi pendopo desa, Mimik menegaskan aspirasi warga kini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah. Ia bahkan menyinggung derasnya aduan masyarakat melalui media sosial yang dinilai semakin memengaruhi kualitas pelayanan publik.
Kegiatan bertajuk Ruang Kebersamaan itu menjadi forum terbuka antara warga dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Suasana diskusi berlangsung aktif ketika sejumlah peserta menyampaikan persoalan pelayanan hingga harapan terhadap pembangunan desa.

Mimik menilai forum seperti ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata. Menurutnya, pemerintah justru membutuhkan kritik dan masukan langsung dari masyarakat agar kebijakan yang dijalankan tidak melenceng dari kebutuhan warga di lapangan.

“Saya senang melihat anak-anak muda dan ibu-ibu mau hadir dan berani bicara. Forum seperti ini jangan hanya sekali digelar, tapi harus terus berjalan karena pemerintah membutuhkan masukan langsung dari masyarakat,” ujar Mimik.

Ia menegaskan, suara masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pemerintahan. Menurutnya, pemerintah yang tidak membuka ruang kritik akan sulit mengetahui persoalan riil yang terjadi di tengah warga.

“Kalau masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasinya, maka pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Kritik dan keluhan itu bukan ancaman, tetapi bahan perbaikan agar pelayanan publik semakin maksimal,” tegasnya.

Wabup Sidoarjo itu juga memberi perhatian khusus terhadap keterlibatan generasi muda dalam forum tersebut. Kehadiran organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Tulangan disebut sebagai sinyal meningkatnya kepedulian anak muda terhadap arah pembangunan daerah.

Menurutnya, anak muda tidak hanya menjadi penonton kebijakan pemerintah, tetapi juga harus berani menjadi pengawas sosial. Sikap kritis masyarakat dinilai penting di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan.

“Anak muda sekarang harus aktif, jangan apatis. Kalau ada pelayanan yang kurang baik, sampaikan. Pemerintah perlu mendengar langsung supaya bisa segera melakukan evaluasi,” katanya.

Mimik turut menyoroti perubahan pola komunikasi masyarakat di era digital. Kini, kata dia, warga lebih mudah menyampaikan aduan melalui media sosial maupun platform digital lainnya. Kondisi itu membuat pemerintah desa maupun pemerintah daerah tidak bisa lagi bekerja secara tertutup.

“Sekarang masyarakat punya banyak cara untuk menyampaikan keluhan, termasuk melalui media sosial. Ini menjadi evaluasi bersama agar pelayanan pemerintah desa berjalan lebih baik sesuai tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya lagi.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan publik terhadap kualitas pelayanan pemerintahan di berbagai daerah. Media sosial kini menjadi alat kontrol baru yang membuat keluhan warga cepat viral dan mendapat perhatian luas.

Data Badan Pusat Statistik juga menunjukkan dominasi usia produktif di Indonesia masih cukup tinggi. Situasi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas, terutama bagi generasi muda.

Forum di Desa Kebaron itu sekaligus memperlihatkan perubahan pola hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Warga kini tidak lagi sekadar menjadi penerima kebijakan, tetapi mulai aktif mengawasi hingga memengaruhi arah pembangunan daerah.

Di akhir kegiatan, Mimik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung forum tersebut, mulai dari Forkopimka Tulangan, perangkat desa, hingga organisasi kepemudaan. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus membuka ruang dialog publik sebagai sarana evaluasi pelayanan dan penyerapan aspirasi warga.

“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan pemerintah. Ketika komunikasi berjalan baik, maka persoalan di bawah bisa cepat diselesaikan dan pembangunan daerah juga akan berjalan lebih efektif,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem di Makkah Ancam Jemaah, Pemkab Pamekasan Keluarkan Pesan Khusus
Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan
Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci
Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja
Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang
Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total
Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial
Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:52 WIB

Cuaca Ekstrem di Makkah Ancam Jemaah, Pemkab Pamekasan Keluarkan Pesan Khusus

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:43 WIB

Wabup Mimik Sentil Pelayanan Desa, Anak Muda Sidoarjo Diminta Berani Kritik

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:35 WIB

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Berita Terbaru

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Minggu, 10 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Nasional

Gibran, Khofifah dan Kapolri Hadiri Haul Mbah Wahab di Jombang

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB