Wabup Pasuruan Dorong Kreativitas Anak Lewat Gerakan Membatik

Sabtu, 1 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, meninjau kegiatan Gerakan Membatik dan Parenting Education dalam rangka Milad ke-23 IGRA di GOR Sasana Krida Aroraga. (Foto Ist)

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, meninjau kegiatan Gerakan Membatik dan Parenting Education dalam rangka Milad ke-23 IGRA di GOR Sasana Krida Aroraga. (Foto Ist)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Peringatan Milad ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Pasuruan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Daerah dalam memperkuat komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini. Dalam kegiatan bertajuk Gerakan Membatik dan Parenting Education yang digelar di GOR Sasana Krida Aroraga, Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/10/2025), Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan orang tua dalam membentuk generasi cerdas dan berkarakter.

Acara tersebut merupakan puncak peringatan Milad IGRA yang berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Oktober. Ratusan anak usia dini tampak antusias mengikuti kegiatan membatik bersama, sementara para orang tua terlibat dalam sesi Parenting Education yang memberikan pembekalan tentang pengasuhan anak di era modern.

Menurut Wabup Shobih, kegiatan seperti ini memiliki makna strategis dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini (PAUD). Lewat kegiatan membatik, anak-anak tidak hanya diajarkan keterampilan tradisional, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan kreativitas, fokus, dan kesabaran. Sementara itu, pelatihan parenting menjadi sarana penting bagi para orang tua untuk memahami pola asuh yang selaras antara rumah dan sekolah.

“Pemerintah tidak boleh berpangku tangan terhadap pendidikan anak-anak kita. Hal ini sudah menjadi amanat Undang-undang. Karena itu, kegiatan seperti Gerakan Membatik dan Parenting Education merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan untuk memperkuat kualitas PAUD,” ujar Wabup yang akrab disapa Gus Shobih.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak dini, terutama melalui pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal. Dalam konteks itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya mengoptimalkan peran lembaga pendidikan Islam seperti Raudhatul Athfal.

“Peningkatan kualitas PAUD adalah langkah awal dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan memiliki daya saing. Pemerintah terus mendorong pendidikan keagamaan agar berjalan seimbang dengan pengembangan karakter anak,” tambahnya.

Sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga telah mengesahkan pembentukan Dewan Pesantren yang bertugas mengoordinasikan dan mengatur kegiatan keagamaan di wilayah setempat. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan formal dan nonformal, termasuk Raudhatul Athfal yang berperan besar dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Selama dua hari pelaksanaan, ratusan anak tampak bersemangat membatik bersama guru dan orang tua mereka. Aktivitas itu tak sekadar melatih motorik halus, tetapi juga memperkenalkan warisan budaya bangsa sejak dini. Sementara itu, dalam sesi *Parenting Education*, para orang tua mendapat panduan praktis mengenai cara membangun komunikasi positif dengan anak, mendeteksi potensi mereka, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di rumah.

Wabup Shobih berharap, seluruh peserta kegiatan memperoleh manfaat besar dari pengalaman tersebut. “Saya ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti di perayaan semata, tetapi terus berlanjut sebagai gerakan bersama antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam mendidik anak-anak kita,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak belajar yang layak, setara, dan berkarakter.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru