Wabup Sidoarjo Sidak Tiga Titik, Tegaskan Sikat Habis Prostitusi

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memimpin razia penyakit masyarakat di Krembung, Krian, dan Desa Lebo, Sabtu (11/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memimpin razia penyakit masyarakat di Krembung, Krian, dan Desa Lebo, Sabtu (11/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memimpin langsung operasi penertiban penyakit masyarakat dengan menyisir tiga titik rawan pada Sabtu (11/7/2026) malam. Bersama Satpol PP, TNI, Polri, dan Forkopimka, ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik prostitusi, perjudian, maupun peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Operasi gabungan tersebut dipimpin Kepala Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Yany Setyawan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan kondusif. Penertiban juga diarahkan untuk menekan penyebaran HIV/AIDS yang kerap dikaitkan dengan praktik prostitusi terselubung.

Lokasi pertama yang menjadi sasaran adalah warung remang-remang di Desa Mojoruntut, kawasan selatan Pabrik Gula Krembung. Tempat tersebut selama ini diduga menjadi lokasi transaksi prostitusi, namun saat pemeriksaan berlangsung petugas tidak menemukan aktivitas yang dicurigai.

Rombongan kemudian bergerak menuju kawasan Krengseng, Kecamatan Krian, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan penyakit masyarakat. Sejumlah gubuk dan warung diperiksa karena diduga dimanfaatkan sebagai lokasi praktik prostitusi.

Dalam penyisiran itu, petugas menerima informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian berupa sabung ayam dan permainan kartu cap jiki yang selama ini dikeluhkan warga. Aparat juga mengamankan empat perempuan yang diduga berprofesi sebagai wanita penghibur untuk proses pendataan lebih lanjut.

Meski demikian, sebagian besar lokasi yang diperiksa dalam kondisi sepi. Aparat menduga informasi mengenai operasi telah lebih dahulu diketahui sehingga para pelaku meninggalkan lokasi sebelum tim gabungan tiba.

Temuan tersebut tidak menghentikan langkah pemerintah daerah. Di hadapan petugas, Mimik memerintahkan agar bangunan liar di kawasan tersebut segera ditertibkan sesuai prosedur dan dilakukan sterilisasi agar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa.

“Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Jangan sampai dibiarkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan. Lama-lama mereka akan bosan sendiri kalau tidak diberi ruang,” tegas Mimik.

Ia juga mengingatkan seluruh proses penertiban harus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku, mulai dari pemberian surat peringatan, kesempatan melakukan pembongkaran secara mandiri, hingga pelaksanaan eksekusi apabila diperlukan.

Usai dari Krengseng, rombongan melanjutkan inspeksi ke Desa Lebo. Di lokasi tersebut, Mimik menemukan sejumlah lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di atas tanah kas desa (TKD).

Petugas juga menemukan berbagai jenis minuman keras di beberapa lapak serta sejumlah pengunjung yang tidak dapat menunjukkan kartu identitas. Temuan itu menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan dengan ketertiban umum dan pengelolaan aset desa.

Menurut Mimik, seluruh aktivitas usaha yang memanfaatkan tanah kas desa harus memiliki administrasi yang jelas serta memberikan manfaat bagi desa. Ia meminta kepala desa yang baru segera melakukan pendataan dan penataan ulang terhadap seluruh lapak yang berdiri di kawasan tersebut.

“Hari ini saya ada di Desa Lebo. Di sini banyak lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di tanah kas desa. Kepala desa yang baru harus segera mendata dan menata ulang, berapa jumlah lapaknya, bagaimana pengelolaannya dan berapa pemasukan untuk desa,” ujarnya.

Menanggapi dugaan kebocoran informasi operasi, Mimik menyebut hal itu akan menjadi bahan evaluasi agar razia berikutnya berjalan lebih efektif. Menurutnya, unsur kejutan menjadi salah satu faktor penting dalam penindakan terhadap penyakit masyarakat.

“Ada tiga titik yang tadi kami datangi, tetapi sudah sepi karena diduga informasinya bocor. Ini menjadi evaluasi ke depan agar operasi berikutnya bisa lebih efektif,” katanya.

Ia berharap kawasan yang selama ini identik dengan praktik prostitusi, perjudian, dan peredaran minuman keras dapat ditata menjadi ruang yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Lokasi seperti ini harus segera dibersihkan. Setelah ditertibkan, lahannya bisa dimanfaatkan menjadi ruang terbuka hijau atau taman agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Mimik memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan bersama aparat penegak hukum. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjaga ketertiban umum sekaligus memberantas praktik penyakit masyarakat.

“Razia akan terus kami lakukan. Sikat habis! Sidoarjo harus bersih, nyaman dan asri,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Berita Terbaru