Wakil Bupati Asahan Ikuti Rakor RTRW-RDTR di Kementerian ATR/BPN

Minggu, 11 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Asahan Rianto bersama pejabat daerah menghadiri Rakor RTRW dan RDTR di Kementerian ATR/BPN, Jakarta

Wakil Bupati Asahan Rianto bersama pejabat daerah menghadiri Rakor RTRW dan RDTR di Kementerian ATR/BPN, Jakarta

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Jumat (9/5/2025), di Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

Rapat tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Tata Ruang, Ir Reny Windyawati, ST, MSc, dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari Kabupaten Asahan. Hadir antara lain Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, Sekretaris Daerah Zainal Arifin Sinaga, Kepala Bapperida Supriyanto, Kepala Dinas PUPR Agus Jaka Putra Ginting, serta pimpinan perangkat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rianto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam proses penyusunan RTRW dan RDTR yang komprehensif dan berkelanjutan. Ia menyebut, dokumen tata ruang bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan acuan utama pembangunan daerah ke depan.

“Berkas dokumen ini bukan hanya sebagai syarat administratif, tetapi juga akan menjadi peta jalan pembangunan Kabupaten Asahan di kemudian hari. Oleh karena itu, kolaborasi dan komitmen semua pihak sangat diperlukan,” ujar Rianto.

Rakor ini bertujuan untuk memastikan keterpaduan rencana tata ruang daerah dengan kebijakan nasional serta mendorong pembangunan yang berbasis potensi lokal dan berwawasan lingkungan.

Rianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen terhadap tata ruang yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan keseriusannya dalam proses perencanaan tata ruang yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia berharap, penyusunan RTRW dan RDTR ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan penataan ruang yang legal, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru