Wali Kota Mojokerto : Pastikan Kebiasaan Anak Hebat Berlaku Nasional

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin Upacara Hardiknas 2025 di Balai Kota dengan peserta berpakaian adat saat foto bersama (ist)

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin Upacara Hardiknas 2025 di Balai Kota dengan peserta berpakaian adat saat foto bersama (ist)

KOTA MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kota Mojokerto memastikan penerapan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan hal itu usai memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Jumat (2/5/2025).

Program yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia itu bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, sehat, dan produktif. Kebiasaan-kebiasaan yang ditekankan mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

“Kita ingin membiasakan anak-anak hidup teratur, sehat, disiplin, dan punya semangat belajar yang tinggi sejak dini. Seluruh kebiasaan ini sudah kita sosialisasikan dan diterapkan sejak awal tahun 2025,” ujar Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita.

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan misi pertama dalam Panca Cita Pemerintah Kota Mojokerto, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program unggulan Mojokerto Cerdas dan Mojokerto Berprestasi. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan SDM sebagai aktor perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur.

Dalam pelaksanaannya, kebiasaan tersebut juga dilengkapi dengan kegiatan Pagi Ceria, antara lain Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama sebelum pembelajaran dimulai. Di jenjang taman kanak-kanak, siswa juga diperkenalkan dengan Album Kicau, yang berisi lagu-lagu edukatif untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.

“Program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pembentukan budaya hidup sehat dan disiplin. Harapannya, ini akan menjadi bekal karakter mereka saat dewasa kelak,” ucap Ning Ita.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini bersinergi dengan program Ning Ita di Sekolah yang telah berjalan sejak 2022. Program tersebut menekankan penguatan iman dan takwa siswa sebagai fondasi pembentukan generasi yang unggul secara intelektual maupun emosional.

Upacara Hari Pendidikan Nasional 2025 di Kota Mojokerto berlangsung meriah. Peserta upacara dari berbagai kalangan mengenakan pakaian adat Nusantara, menampilkan semangat kebangsaan dan penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Lainnya:

Penulis : Hardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru