Wali Kota Semarang Tinjau Lokasi Kebakaran Sendangguwo

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi kebakaran di Sendangguwo dan Palebon, memastikan warga terdampak mendapat perhatian. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi kebakaran di Sendangguwo dan Palebon, memastikan warga terdampak mendapat perhatian. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kebakaran yang melanda dua wilayah di Semarang, yakni Sendangguwo dan Palebon, menarik perhatian Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Pada Rabu (24/9), ia mendatangi lokasi terdampak untuk memantau kondisi warga dan memberikan apresiasi atas respons cepat berbagai pihak.

“Saya hanya ingin menyapa warga yang terdampak dan memastikan mereka mendapat perhatian. Teman-teman dari Damkar, DPU, hingga BPBD sudah turun ke lokasi. Bantuan dari masyarakat juga luar biasa, saya sangat bersyukur melihat semangat gotong royong yang tinggi di sini,” ujar Agustina.

Dalam penanganan lanjutan, Pemkot Semarang melibatkan sejumlah instansi. Dinas Kominfo memasang CCTV untuk memantau area terdampak, sementara Dinas Lingkungan Hidup dan OPD terkait melakukan penertiban dan pembersihan lokasi. Rencana jangka panjang, menurut Agustina, area tersebut akan difungsikan sebagai ruang publik, mulai dari tempat duduk, area nongkrong, hingga lahan parkir. “Ini juga sebagai cara untuk mencegah warga luar yang sering buang sampah sembarangan di sini,” tambahnya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Agustina berharap hasil investigasi segera diketahui agar dapat dilakukan langkah pencegahan dan edukasi lebih efektif kepada masyarakat. “Mudah-mudahan segera ketemu penyebabnya. Yang paling sering terjadi itu dari colokan listrik. Jadi kita imbau warga untuk hati-hati dengan instalasi listrik di rumah,” ujarnya.

Selain itu, wali kota mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan di masa pancaroba, yakni peralihan musim kemarau ke musim hujan. Ia menekankan pentingnya menjaga pola makan, istirahat cukup, dan tetap tenang menghadapi cuaca ekstrem akibat tekanan udara tinggi.

“Kita tidak bisa prediksi hujan datang kapan. Tekanan udara tinggi membuat cuaca panas dan rawan penyakit. Banyak-banyak tarik napas dalam agar tubuh tetap tenang dan sehat,” pesannya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru