Warga Botoputih Lamongan Curhat ke Polsek Tikung, Ini Isinya

Jumat, 9 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang berdialog dengan warga Desa Botoputih dalam kegiatan Jumat Curhat (ist)

Kapolsek Tikung AKP Anang berdialog dengan warga Desa Botoputih dalam kegiatan Jumat Curhat (ist)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung, Polres Lamongan, menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat di Balai Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (9/5/2025) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, S.H., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami hadir untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi warga, serta mencari solusi bersama dalam menjaga keamanan wilayah,” ujar Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menekankan pentingnya peran aktif perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Koordinasi antara kepolisian dan perangkat desa sangat penting, terutama dalam merespons isu-isu yang berkembang di masyarakat,” tambahnya.

Salah satu isu yang mencuat dalam diskusi adalah maraknya kasus pinjaman online (pinjol) ilegal yang mulai meresahkan warga di wilayah Tikung. Kapolsek mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman yang tidak jelas asal-usulnya.

“Kami akan terus mengedukasi masyarakat tentang bahaya pinjol ilegal, agar warga tidak menjadi korban karena kurang informasi,” tegasnya.

Kepala Desa Botoputih, Rudi Santoso, mengapresiasi kegiatan Jumat Curhat yang dinilai sangat bermanfaat untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan aparat kepolisian.

“Kami mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan jajaran. Ini adalah bentuk nyata kepolisian hadir di tengah masyarakat,” ucapnya.

Rudi juga berharap agar kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan sebagai sarana untuk berdialog secara terbuka dalam menjaga ketertiban lingkungan.

“Masukan dan arahan dari pihak kepolisian sangat kami butuhkan untuk menjaga keamanan desa,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru