Warga Cangkring Ngrandu Jombang Gelar Isra Mikraj, Perkuat Spirit Iman dan Kebersamaan

Sabtu, 20 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di halaman Masjid Al-Fatah Dusun Cangkring Ngrandu, Desa Cangkring Babatan, Jombang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di halaman Masjid Al-Fatah Dusun Cangkring Ngrandu, Desa Cangkring Babatan, Jombang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penguatan iman sekaligus solidaritas sosial bagi warga Dusun Cangkring Ngrandu, Desa Cangkring Babatan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Kegiatan keagamaan ini digelar khidmat pada Jumat malam, (19/12/2025), di halaman Masjid Al-Fatah dan diikuti ratusan warga dari berbagai lapisan.

Acara tersebut dihadiri unsur pemerintahan desa dan Forkopincam Perak, di antaranya Kepala Desa Cangkring Babatan Wisnu Widodo, perwakilan BPD, Kapolsek, Danramil, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan.

Peringatan Isra Mikraj kali ini mengusung tema “Bulan Rajab, Allah Menitipkan Nur Muhammad kepada Rahim Ibu Siti Aminah”. Tema tersebut disampaikan dalam mauidhotul hasanah oleh Ustazah Kharisma Yogi Noviana dari Kota Madiun, Jawa Timur. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar sejarah, melainkan pedoman spiritual dalam kehidupan modern.

“Isra Mikraj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama dan komitmen menjaga akhlak di tengah tantangan zaman,” ujar Ustazah Kharisma di hadapan jamaah.

Kepala Desa Wisnu Widodo menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki dampak sosial yang nyata. “Peringatan keagamaan seperti ini bukan hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga. Kami berharap tradisi ini terus dijaga,” katanya.

Rangkaian acara diisi dengan shalawat bersama dan doa, menciptakan suasana religius sekaligus hangat. Bagi warga, peringatan Isra Mikraj menjadi ruang refleksi spiritual yang menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar lingkungan Dusun Cangkring Ngrandu senantiasa diberkahi kedamaian dan keberkahan.

Penulis : Masruroh

Editor : Zainul Arifinj

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru