Warga Muktiharjo Kidul Semarang Didorong Biasakan Pilah Sampah demi Lingkungan Bersih

Rabu, 3 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta sosialisasi pilah sampah berfoto bersama usai kegiatan di Aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Rabu (3/9/2025). (Dok Foto Bandi)

Peserta sosialisasi pilah sampah berfoto bersama usai kegiatan di Aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Rabu (3/9/2025). (Dok Foto Bandi)

SEMARANG, Radarbangsa.co.id – Pemerintah Kecamatan Pedurungan menggelar sosialisasi pilah sampah di Aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan Camat Pedurungan, Moh Agus Junedi, S.Kom., MM., MLing., sebagai narasumber, serta Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati, SE., MM., yang bertindak sebagai moderator.

Dalam paparannya, Camat Pedurungan menegaskan persoalan sampah tidak bisa dipandang sepele. Menurutnya, pengelolaan yang efektif harus dimulai dari rumah tangga.
“Kalau sejak awal warga terbiasa memisahkan sampah organik dan anorganik, maka proses pengolahan menjadi lebih mudah dan lingkungan kita lebih sehat,” ujarnya.

Sosialisasi ini turut dihadiri Ketua TP PKK Saniatun, Ketua UMKM Desy Bertha, seluruh ketua PKK se-Kelurahan Muktiharjo Kidul, serta perwakilan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang, Agesta dan Ibra.

Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati, menambahkan bahwa pihaknya juga sedang menyiapkan inovasi digital berupa aplikasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Aplikasi tersebut memungkinkan RT dan RW melaporkan kondisi warganya yang membutuhkan bantuan bedah rumah secara lebih cepat dan akurat.
“Dengan adanya aplikasi ini, data yang masuk akan lebih cepat dan tepat sasaran. Peran aktif ketua RT dan RW sangat diharapkan,” jelasnya.

Dari sisi pemberdayaan masyarakat, Ketua TP PKK, Saniatun, menegaskan bahwa gerakan pilah sampah tidak bisa dilepaskan dari peran ibu-ibu PKK.
“PKK ada di garda terdepan, baik melalui edukasi di lingkungan keluarga maupun kegiatan bersama masyarakat. Kami ingin gerakan ini menjadi budaya sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Ketua UMKM, Desy Bertha, menyoroti peluang ekonomi yang muncul dari pengelolaan sampah. Menurutnya, sampah anorganik dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai jual, sedangkan sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.
“Dengan kreativitas, sampah dapat menjadi peluang usaha baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan lain datang dari perwakilan BBPVP Semarang, Agesta, yang mengajak warga memanfaatkan program pelatihan keterampilan.
“Silakan warga yang ingin menambah skill mengikuti informasi terbaru melalui Instagram @bbpvp\_semarang,” katanya.

Melalui sinergi pemerintah, PKK, UMKM, dan lembaga pelatihan, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana. Camat Pedurungan menutup kegiatan dengan optimisme bahwa kesadaran kolektif warga akan membawa perubahan nyata.
“Dengan kerja sama semua pihak, kita optimis bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, sekaligus produktif,” pungkasnya.

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru