BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan akan menyelaraskan kebijakan Work From Home (WFH) Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sinkronisasi ini dilakukan agar pola kerja birokrasi tetap efektif dan pelayanan publik tidak terganggu.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersepeda di kawasan perkotaan, Jumat (27/3/2026).
Lukman menjelaskan, langkah penyesuaian ini penting menyusul kebijakan Pemprov Jawa Timur yang menetapkan WFH bagi ASN setiap hari Rabu mulai awal April 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi energi tanpa mengurangi produktivitas kerja.
Menurutnya, penerapan di tingkat kabupaten tidak bisa dilakukan secara terpisah. Diperlukan keselarasan agar koordinasi antar level pemerintahan tetap berjalan optimal.
Ia menegaskan, perbedaan pola kerja antara provinsi dan kabupaten berpotensi menghambat komunikasi birokrasi. Karena itu, Pemkab Bangkalan akan mengatur teknis pelaksanaan agar tetap sinkron.
“Kita akan mengikuti kebijakan dari provinsi. Nanti kita sesuaikan secara teknis agar tidak terjadi ketidaksinkronan dalam pola kerja birokrasi,” ujar Lukman.
“Kalau provinsi menerapkan di hari tertentu, kita harus menyesuaikan. Jangan sampai ketika provinsi membutuhkan koordinasi, justru kabupaten dalam kondisi pola kerja yang berbeda,” imbuhnya.
Selain WFH, Pemkab Bangkalan juga membuka opsi inovasi lain seperti bersepeda ke kantor dan pengaturan kerja fleksibel. Langkah ini sejalan dengan upaya efisiensi energi yang tengah didorong pemerintah secara nasional.
Kebijakan ini dinilai berpotensi berdampak luas, terutama pada pola kerja ASN dan kualitas layanan publik. Pemerintah daerah dituntut adaptif tanpa mengorbankan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Lukman menegaskan bahwa prinsip utama kebijakan ini adalah menjaga produktivitas ASN. “Yang terpenting adalah pelayanan publik tidak boleh terganggu. Mau WFH atau bekerja di kantor, kinerja ASN harus tetap optimal,” pungkasnya.
Baca Juga:
- Diduga Hendak Tawuran, Polisi Amankan 19 Pelajar SMP di Karanggeneng Lamongan
- Peringati Hari Dermaga Nasional, Khofifah : Jatim Pusat Ekonomi Indonesia
- Bupati Malang Tinjau Lokasi Puting Beliung di Ngadireso Poncokusumo, 38 Rumah Rusak
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








