Diduga Hendak Tawuran, Polisi Amankan 19 Pelajar SMP di Karanggeneng Lamongan

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Karanggeneng mengamankan pelajar SMP yang diduga hendak tawuran di Desa Sumberwudi, Lamongan, Selasa (3/2/2026).(Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Karanggeneng mengamankan pelajar SMP yang diduga hendak tawuran di Desa Sumberwudi, Lamongan, Selasa (3/2/2026).(Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kepolisian Sektor Karanggeneng mengamankan 19 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diduga hendak terlibat tawuran antar kelompok dari sekolah berbeda di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026) sore.

Penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan dua kelompok pelajar. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Raya Desa Sumberwudi sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan aparat bergerak cepat guna mencegah meluasnya kekerasan dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif. “Polsek Karanggeneng segera menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait dugaan tawuran antar dua kelompok pelajar SMP dari sekolah yang berbeda,” ujar Hamzaid, Rabu (4/2/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas membubarkan kerumunan dan mengamankan para pelajar yang diduga akan terlibat tawuran. “Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi bentrokan,” jelas Hamzaid.

Sebanyak 19 pelajar dari dua kelompok kemudian diamankan dan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan untuk mendapatkan penanganan sesuai ketentuan hukum dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dan latar belakang kejadian. Hamzaid mengimbau peran aktif orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak. “Pengawasan bersama penting agar kejadian serupa tidak terulang dan lingkungan tetap aman serta kondusif,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB