Bupati Bangkalan Lukman Hakim Ajak Warga Hemat Energi Saat Situasi Global Tak Menentu

Jumat, 27 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat sidak bersepeda di Pejagan, Jumat (27/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat sidak bersepeda di Pejagan, Jumat (27/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Di tengah dinamika global yang berdampak pada sektor energi dan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengajak masyarakat untuk mulai berhemat energi. Seruan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersepeda di wilayah Pejagan dan Kemayoran, Jumat (27/3/2026).

Langkah ini dinilai sebagai respons antisipatif pemerintah daerah dalam menghadapi ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi lokal, khususnya kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam kegiatan sidak tersebut, Lukman Hakim meninjau langsung kondisi lapangan sekaligus menyosialisasikan pentingnya efisiensi energi kepada warga. Ia menegaskan bahwa perubahan situasi global saat ini menuntut kesiapan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Menurutnya, penghematan energi menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga stabilitas, terutama di tengah potensi kenaikan harga energi dan bahan pangan.

“Situasi global ini tidak pasti. Karena itu, kita harus mengantisipasi dengan melakukan penghematan energi, baik pemerintah maupun masyarakat,” ujar Lukman Hakim.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar masyarakat tidak terdampak secara signifikan.

“Masyarakat tidak perlu panik, pemerintah akan terus hadir menjaga stabilitas,” imbuhnya.

Ajakan penghematan energi ini dinilai penting sebagai langkah preventif di tengah tekanan global yang memengaruhi distribusi energi dan harga pangan. Partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah.

Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan upaya jangka panjang pemerintah dalam menciptakan pola hidup efisien dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Lukman Hakim menegaskan bahwa penghematan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti penggunaan listrik seperlunya dan mengurangi kendaraan pribadi. “Efisiensi energi bukan hanya kebutuhan saat ini, tetapi juga investasi untuk masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru