Audiensi di Grahadi, Gubernur Khofifah Ajak Perhutani Perkuat Fungsi Hutan dan Mitigasi Bencana

Sabtu, 28 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah menerima audiensi Dirut Perhutani di Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3) malam (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah menerima audiensi Dirut Perhutani di Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3) malam (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan kolaborasi dengan Perum Perhutani dalam pengelolaan kawasan hutan berkelanjutan di Jawa Timur. Ajakan ini disampaikan saat menerima audiensi Direktur Utama Perhutani, Tio Handoko, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3) malam.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga fungsi hutan dari sisi ekologis, ekonomi, hingga sosial di tengah meningkatnya tekanan terhadap kawasan hutan.

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah menegaskan bahwa kawasan hutan memiliki peran strategis sebagai penyangga kehidupan. Selain menjaga keseimbangan lingkungan, hutan juga berfungsi sebagai mitigasi bencana dan penopang kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim mendorong optimalisasi penanaman pohon aren di sekitar permukiman dan wilayah aktivitas masyarakat. Tanaman ini dinilai efektif dalam mengurangi risiko longsor, terutama di kawasan rawan bencana.

Khofifah menjelaskan, pohon aren memiliki akar tunjang yang kuat dan mampu memperkokoh struktur tanah. Selain itu, tanaman ini juga memberikan nilai ekonomi melalui pemanfaatan nira dan produk turunannya.

“Kami ingin memastikan pengelolaan kawasan hutan di Jawa Timur berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program pelestarian lingkungan berjalan efektif. “Ini solusi yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perhutani Tio Handoko menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Pemprov Jatim. Menurutnya, pengelolaan hutan membutuhkan dukungan lintas sektor agar adaptif terhadap berbagai tantangan.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai program lingkungan, termasuk festival mangrove yang rutin digelar Pemprov Jatim. Program tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi sekaligus peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya lingkungan.

Penguatan pengelolaan hutan berkelanjutan dinilai sejalan dengan target pembangunan hijau dan komitmen nasional menuju Net Zero Emission 2060. Keterlibatan Perhutani diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi kawasan hutan secara lebih terstruktur.

“Lingkungan yang lestari adalah prasyarat pembangunan hijau dan pencapaian target Net Zero Emission 2060,” tegas Khofifah, menutup audiensi tersebut.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PBP Blawi Lamongan Kembali Terima 30 Kg Beras, BULOG Tegaskan Bantuan Harus Utuh
Gus Fawait Siapkan Layanan Kesehatan Baru, Tambang di Jember Didorong Berizin
18.030 Orang Padati CFD Sidoarjo, Fasum Rusak Rp36,6 Juta dan Pungutan Pedagang Disorot
Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Dana BTT untuk Bangun Lapak Semi Permanen
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pasuruan Rusdi Tekankan Pentingnya Literasi Sejarah
Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo, Wabup Mimik Pimpin Upacara di Alun-Alun
Khofifah Buka Peluang Kolaborasi dengan Museum Rahmat untuk Kembangkan Mpu Tantular
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Banyuwangi Ajak Warga Amalkan Nilai Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:58

PBP Blawi Lamongan Kembali Terima 30 Kg Beras, BULOG Tegaskan Bantuan Harus Utuh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:47

Gus Fawait Siapkan Layanan Kesehatan Baru, Tambang di Jember Didorong Berizin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:12

18.030 Orang Padati CFD Sidoarjo, Fasum Rusak Rp36,6 Juta dan Pungutan Pedagang Disorot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:14

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pasuruan Rusdi Tekankan Pentingnya Literasi Sejarah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:56

Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo, Wabup Mimik Pimpin Upacara di Alun-Alun

Berita Terbaru