Gus Fawait Siapkan Layanan Kesehatan Baru, Tambang di Jember Didorong Berizin

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Fawait usai menghadiri Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Jember di Kantor DPRD Jember, Kamis (1/10/2026) malam.

Gus Fawait usai menghadiri Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Jember di Kantor DPRD Jember, Kamis (1/10/2026) malam.

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan program layanan kesehatan baru untuk memperluas perlindungan bagi masyarakat kurang mampu. Di sisi lain, Pemkab Jember juga mendorong pelaku usaha pertambangan agar segera mengurus legalitas sesuai ketentuan.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Jember Gus Fawait seusai menghadiri Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Jember di Kantor DPRD Jember, Kamis (1/10/2026) malam.

Rapat paripurna itu membahas Pandangan Umum Fraksi atas Penyampaian Penjelasan Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027. Gus Fawait menyatakan pandangan tujuh fraksi DPRD memiliki semangat yang sejalan dengan arah pembangunan pemerintah daerah.

“Satu semangat yang sama antara legislatif dan eksekutif adalah pemerataan pembangunan. Baik dalam P-APBD maupun APBD 2027, fokus kami adalah menjangkau desa-desa hingga ke pelosok,” ungkap Gus Fawait.

Dalam sektor kesehatan, Pemkab Jember akan memaksimalkan program Universal Health Coverage (UHC) dan layanan homecare. Pemerintah daerah juga bersiap merilis program kesehatan baru pada pekan depan.

Menurut Gus Fawait, program tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat kurang mampu, terutama ketika warga harus menjalani perawatan dan kehilangan kesempatan bekerja.

“Inisiatif ini hadir untuk menjawab keresahan masyarakat kecil. Ketika mereka sakit dan dirawat di rumah sakit, otomatis mereka tidak bisa bekerja. Kebijakan ini dibuat untuk meminimalisasi dampak ekonomi keluarga kurang mampu saat menghadapi musibah sakit,” jelasnya.

Selain kesehatan, sektor pertambangan menjadi perhatian Pemkab Jember. Dari data yang disampaikan, baru sekitar 17 titik pertambangan di Jember yang mengantongi izin resmi.

Gus Fawait mendorong pelaku usaha pertambangan untuk mengurus legalitas. Pemkab Jember menyatakan siap membantu proses komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang kegiatan tersebut mendapat persetujuan masyarakat sekitar.

“Selama mendapatkan persetujuan dari masyarakat sekitar, Pemkab Jember siap memfasilitasi dan mendampingi komunikasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pihak pengeluar izin,” tutur Gus Fawait.

Ia juga menegaskan batas kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan pertambangan. Aktivitas tambang yang telah memiliki izin berada dalam pengawasan dan tata kelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sementara aktivitas penambangan liar atau ilegal menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk ditindak sesuai ketentuan.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PBP Blawi Lamongan Kembali Terima 30 Kg Beras, BULOG Tegaskan Bantuan Harus Utuh
18.030 Orang Padati CFD Sidoarjo, Fasum Rusak Rp36,6 Juta dan Pungutan Pedagang Disorot
Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Dana BTT untuk Bangun Lapak Semi Permanen
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pasuruan Rusdi Tekankan Pentingnya Literasi Sejarah
Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo, Wabup Mimik Pimpin Upacara di Alun-Alun
Khofifah Buka Peluang Kolaborasi dengan Museum Rahmat untuk Kembangkan Mpu Tantular
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Banyuwangi Ajak Warga Amalkan Nilai Pancasila
Pasar Banyuwangi Kembali Dibuka, 560 Pedagang Siap Masuk Lapak Mulai 1 Oktober

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:58

PBP Blawi Lamongan Kembali Terima 30 Kg Beras, BULOG Tegaskan Bantuan Harus Utuh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:47

Gus Fawait Siapkan Layanan Kesehatan Baru, Tambang di Jember Didorong Berizin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:12

18.030 Orang Padati CFD Sidoarjo, Fasum Rusak Rp36,6 Juta dan Pungutan Pedagang Disorot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:14

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pasuruan Rusdi Tekankan Pentingnya Literasi Sejarah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:56

Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo, Wabup Mimik Pimpin Upacara di Alun-Alun

Berita Terbaru