MALANG, RadarBangsa.co.id – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (4/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga rusak serta menimpa bangunan sekolah dasar setempat.
Data sementara menyebutkan sedikitnya 38 rumah warga mengalami kerusakan ringan, sementara gedung SDN Ngadireso 2 tertimpa pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bupati Malang HM Sanusi bersama Ketua Baznas Kabupaten Malang didampingi Kepala BPBD Kabupaten Malang serta Forkopimcam Poncokusumo meninjau langsung lokasi terdampak sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga, Kamis (5/3/2026) pagi.
Dalam kunjungan itu, pemerintah daerah menyalurkan paket sembako dari Baznas serta bantuan logistik dari BPBD Kabupaten Malang bagi warga yang rumahnya terdampak bencana.
Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus mempercepat penanganan dampak bencana.
“Hari ini kami bersama jajaran perangkat daerah meninjau langsung lokasi yang terkena bencana angin puting beliung sekaligus menyerahkan bantuan dari Baznas dan BPBD Kabupaten Malang,” kata Sanusi.
Selain menyalurkan bantuan, Sanusi juga meminta BPBD Kabupaten Malang melakukan kajian terhadap kerusakan fasilitas pendidikan, khususnya di SDN Ngadireso 2 yang tertimpa pohon tumbang.
Ia menginstruksikan agar kebutuhan penanganan darurat segera diidentifikasi sehingga aktivitas belajar siswa dapat kembali berjalan normal.
Sebelumnya, pada Rabu (5/3/2026), Bupati Malang juga telah menginstruksikan Forkopimcam Poncokusumo bersama BPBD dan masyarakat setempat untuk menggelar kerja bakti membersihkan puing-puing serta membantu perbaikan rumah warga yang rusak.
Sanusi berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga terdampak dan dapat mengurangi kesedihan mereka setelah rumahnya rusak akibat angin puting beliung,” ujarnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar