Polda NTB Sosialisasi Bahaya Bullying dan Narkoba kepada Siswa SDN 37 Dasan Agung Baru

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polda NTB memberikan sosialisasi bahaya bullying dan narkoba kepada siswa SDN 37 Dasan Agung Baru, Mataram, Rabu (18/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Polda NTB memberikan sosialisasi bahaya bullying dan narkoba kepada siswa SDN 37 Dasan Agung Baru, Mataram, Rabu (18/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Polda NTB mengintensifkan pencegahan kenakalan remaja sejak usia dini melalui edukasi bahaya bullying dan narkoba kepada siswa SDN 37 Dasan Agung Baru, Kota Mataram, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban (Harkamtibmas) di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Sosialisasi dilaksanakan oleh Subdit Bintibsos Direktorat Binmas dengan pendekatan komunikatif dan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Materi difokuskan pada pengenalan bentuk-bentuk bullying, risiko penyalahgunaan narkoba, serta dampak kenakalan remaja terhadap masa depan pelajar.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral kepolisian terhadap pembentukan karakter generasi muda.

“Sosialisasi kepada siswa sekolah dasar ini merupakan bentuk edukasi untuk mencegah perilaku yang membawa pengaruh negatif. Pemahaman tentang bahaya narkoba, bullying, dan kenakalan remaja diharapkan menjadi benteng bagi anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar harus terlibat aktif dalam membangun sistem perlindungan sosial bagi anak. Dengan literasi yang tepat, siswa diharapkan mampu mengenali tanda-tanda perilaku menyimpang serta berani menolak ajakan yang merugikan.

Kegiatan ini juga merespons meningkatnya perhatian publik terhadap isu perundungan di sekolah dan ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Edukasi sejak jenjang sekolah dasar dinilai strategis untuk menanamkan nilai disiplin, empati, serta keberanian melapor jika terjadi pelanggaran.

Melalui program pembinaan berkelanjutan, Polda NTB menargetkan terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

“Kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi berakhlak baik, disiplin, dan turut menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru