ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Asahan menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Bupati Asahan saat menghadiri wisuda sarjana Angkatan XXXV Institut Agama Islam Daar Uluum (IAIDU) Asahan, Kamis (23/4/2026).
Sebanyak 110 lulusan resmi diwisuda dalam prosesi yang digelar di Kisaran. Momentum ini dinilai strategis karena menjadi titik awal kontribusi nyata para sarjana di tengah tantangan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan, lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya berorientasi pada gelar, tetapi juga memberi dampak langsung bagi lingkungan.
“Lulusan harus hadir membawa solusi, menjaga persatuan, dan memanfaatkan teknologi untuk kebaikan,” ujarnya.
Ia menilai, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah. Kehadiran lulusan yang kompeten diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, menekankan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan akademik. Justru, fase ini menjadi awal pengabdian lulusan kepada masyarakat.
“Toga ini simbol tanggung jawab. Ilmu yang didapat harus digunakan dengan rendah hati dan memberi manfaat,” katanya.
Senada, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. H. Syawaluddin Nasution, menilai perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi berilmu dan berakhlak.
Menurutnya, lulusan tidak hanya dituntut kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.
Dari sisi kebijakan, Pemkab Asahan terus mendorong penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang. Hal ini dilakukan untuk menciptakan SDM unggul yang mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor.
Dampaknya, diharapkan lulusan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan juga menerima penghargaan dari pihak kampus atas dukungan terhadap pengembangan pendidikan di daerah.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami akan terus mendukung agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Lainnya:
- Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
- Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan
- Perintis dan Aksi Biru Lamongan Tekan Anak Putus Sekolah, Ini Dampaknya
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin








