Yassierli Minta 14.688 Peserta Vokasi Siapkan Portofolio

Sabtu, 17 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, RadarBangsa.co.id — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta 14.688 peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch V Tahun 2026 membangun portofolio untuk menunjukkan keterampilan yang dikuasai. Peserta juga didorong memanfaatkan kompetensi tersebut sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun merintis usaha.

Pesan itu disampaikan Yassierli dalam Orientasi Peserta PVN Batch V Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jumat (16/10/2026). Para peserta menjalani pelatihan di berbagai balai pelatihan vokasi di Indonesia.

Menurut Yassierli, keberhasilan pelatihan tidak cukup diukur dari sertifikat yang diterima. Peserta perlu menguasai keterampilan dan mampu menerapkannya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai bidang kompetensi masing-masing.

“Kita ingin pelatihan ini menjadi sesuatu yang mengantarkan kesuksesan adik-adik semua,” kata Yassierli.

Ia meminta peserta aktif belajar bersama instruktur, memahami standar kerja, serta menerapkan arahan yang diperoleh selama pelatihan. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik sesuai bidang yang dipelajari.

Yassierli juga mengingatkan pentingnya keberanian mencoba hal baru dan kemauan untuk terus belajar. Peserta perlu terbuka terhadap kritik dan masukan agar dapat mengevaluasi hasil pekerjaan sekaligus mengembangkan sikap profesional.

“Orang-orang yang sukses adalah orang yang berani mencoba, terus belajar, dan siap menerima masukan,” ujar Yassierli.

Menurut dia, perjalanan karier merupakan proses bertumbuh yang tidak berhenti pada pekerjaan pertama. Pengalaman dan keterampilan yang terus dikembangkan dapat membuka kesempatan baru dalam dunia kerja.

Karena itu, peserta diminta membangun portofolio yang dapat menunjukkan kemampuan mereka. Selain itu, memperluas jejaring dan menjaga reputasi melalui hasil kerja yang baik juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan karier.

Kompetensi hasil pelatihan pun dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha. Yassierli mencontohkan keterampilan yang dimiliki peserta bisa menjadi modal untuk merintis bengkel sesuai bidang kompetensinya.

Melalui arahan tersebut, peserta diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sertifikat, tetapi juga mampu menunjukkan hasil belajar melalui keterampilan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan maupun usaha mandiri.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Wamenaker Tegaskan Sertifikasi Pekerja BUMN Harus Buktikan Kompetensi Nyata
Kemnaker Buka Layanan MagangHub di Jakarta, Kuota 70.000 Peserta
Pendaftaran PVN Batch 6 Ditutup, Ini Jadwal Wawancara dan Pengumumannya
Kemnaker Targetkan 60 Balai Pelatihan Kerja, Siapkan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang
Kemnaker Buka Seleksi Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November 2026
Menaker Yassierli Kenalkan Formula 5T, Bekal Anak Muda Hadapi Era AI
Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja, Ini Strateginya
HUT ke-76 Kodam IV Diponegoro, Pangdam Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:04

Yassierli Minta 14.688 Peserta Vokasi Siapkan Portofolio

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:36

Wamenaker Tegaskan Sertifikasi Pekerja BUMN Harus Buktikan Kompetensi Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:30

Kemnaker Buka Layanan MagangHub di Jakarta, Kuota 70.000 Peserta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:01

Pendaftaran PVN Batch 6 Ditutup, Ini Jadwal Wawancara dan Pengumumannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:29

Kemnaker Targetkan 60 Balai Pelatihan Kerja, Siapkan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang

Berita Terbaru