Kemnaker Targetkan 60 Balai Pelatihan Kerja, Siapkan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang

Rabu, 14 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menyampaikan program pelatihan vokasi dalam Rakernas FTPVI 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menyampaikan program pelatihan vokasi dalam Rakernas FTPVI 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan pembangunan 60 balai pelatihan kerja di berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah juga menyiapkan program pelatihan vokasi bagi 1 juta orang dalam satu tahun dengan pembiayaan penuh, termasuk sertifikasi kompetensi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Kerja Nasional Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FTPVI) Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

“Kita akan siapkan pelatihan bagi 1 juta orang dalam satu tahun yang ditanggung secara penuh oleh pemerintah, lengkap dengan sertifikasinya,” ujar Yassierli.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Melalui pelatihan vokasi, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang relevan sebagai bekal memasuki pasar kerja.

Untuk mendukung sasaran itu, Kemnaker mengoptimalkan pemanfaatan data pasar kerja melalui Labor Market Intelligence (LMI) serta pembaruan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI).

Pemanfaatan data tersebut ditujukan untuk memetakan kebutuhan jabatan dan keterampilan yang diperlukan industri. Dengan demikian, penyelenggaraan pelatihan dapat lebih selaras dengan kebutuhan pekerjaan yang tersedia.

Yassierli menjelaskan, kompetensi menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menilai kesesuaian calon tenaga kerja dengan posisi yang dibutuhkan. Karena itu, pendekatan skill-first atau yang mengutamakan keterampilan menjadi salah satu arah yang sedang dikembangkan Kemnaker.

“Yang saat ini dicari oleh perusahaan yang memiliki big data adalah kompetensinya, itu yang disebut dengan skill, dan kita sedang mencoba untuk membangun itu pada angkatan kerja di Indonesia,” lanjut Yassierli.

Penyelarasan pelatihan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha. Kerja sama tersebut diperlukan agar keterampilan yang dikembangkan melalui pelatihan semakin relevan dengan kebutuhan industri

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pendaftaran PVN Batch 6 Ditutup, Ini Jadwal Wawancara dan Pengumumannya
Kemnaker Buka Seleksi Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November 2026
Menaker Yassierli Kenalkan Formula 5T, Bekal Anak Muda Hadapi Era AI
Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja, Ini Strateginya
HUT ke-76 Kodam IV Diponegoro, Pangdam Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram
Kemnaker Uji Coba Pelatihan Hibrid, Peserta Dapat Sertifikat Gratis
Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, tapi Bangun Ekonomi Daerah
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II, Ini Pokok Pengaturannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:01

Pendaftaran PVN Batch 6 Ditutup, Ini Jadwal Wawancara dan Pengumumannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:29

Kemnaker Targetkan 60 Balai Pelatihan Kerja, Siapkan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:48

Kemnaker Buka Seleksi Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:26

Menaker Yassierli Kenalkan Formula 5T, Bekal Anak Muda Hadapi Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:59

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja, Ini Strateginya

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dandim Kendal Tekankan Sinergi TNI dan Pers, Ini Tujuannya

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:20