Kemnaker Uji Coba Pelatihan Hibrid, Peserta Dapat Sertifikat Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menghadiri seminar nasional teknik HVACR di Jakarta, Kamis (8/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menghadiri seminar nasional teknik HVACR di Jakarta, Kamis (8/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran di balai pelatihan pemerintah dengan praktik kerja langsung di industri. Program ini dirancang untuk memperkecil kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha.

Uji coba tersebut berlangsung di Sumatera Selatan dengan melibatkan sejumlah perusahaan besar, yakni Bukit Asam, Pusri Palembang, dan Pertamina. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pengembangan skema ini membutuhkan ekosistem pelatihan yang terintegrasi dengan dukungan industri, asosiasi profesi, dan perguruan tinggi.

β€œSaat ini, uji coba (skema hibrid) sedang berjalan di Sumatera Selatan dengan melibatkan beberapa industri besar seperti Bukit Asam, Pusri Palembang, dan Pertamina,” ujar Yassierli saat menghadiri seminar nasional teknik Heating, Ventilating, Air Conditioning, and Refrigerating (HVACR) di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Dalam skema tersebut, peserta menjalani pembelajaran intensif selama satu hingga dua bulan di balai pelatihan pemerintah. Setelah itu, mereka melanjutkan proses belajar melalui praktik kerja langsung di industri.

Kemnaker menanggung seluruh biaya pelatihan. Peserta juga memperoleh sertifikat kompetensi secara gratis. Skema ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan tanpa dibebani biaya pelatihan.

Salah satu bidang yang dinilai memiliki peluang pengembangan tenaga kerja adalah Heating, Ventilating, Air Conditioning, and Refrigerating (HVACR), yang berkaitan dengan sistem pemanas, ventilasi, pendingin udara, dan refrigerasi.

Menurut Yassierli, meningkatnya suhu akibat perubahan iklim turut mendorong kebutuhan masyarakat dan industri terhadap perangkat pendingin. Kondisi tersebut membuka peluang kerja bagi teknisi yang memiliki keterampilan sesuai standar industri.

Kebutuhan tenaga terampil tidak hanya berkaitan dengan kemampuan merakit dan memasang perangkat pendingin. Ketepatan instalasi juga diperlukan untuk memitigasi risiko kebocoran dan menekan emisi gas buang yang berdampak terhadap lingkungan.

Untuk mendukung pengembangan kompetensi tenaga kerja, Kemnaker memiliki 34 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut didukung oleh 1.627 instruktur kompeten.

Keberadaan balai pelatihan menjadi salah satu modal untuk menyiapkan tenaga kerja dengan keterampilan yang dibutuhkan pasar. Melalui skema yang menghubungkan pembelajaran dan praktik industri, pelatihan diharapkan semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Meski demikian, bahan yang tersedia belum memuat hasil evaluasi uji coba maupun target jumlah peserta yang akan mengikuti skema tersebut. Dampak program terhadap penyerapan tenaga kerja juga belum dapat disimpulkan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

HUT ke-76 Kodam IV Diponegoro, Pangdam Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram
Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, tapi Bangun Ekonomi Daerah
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II, Ini Pokok Pengaturannya
38.075 Rumah Warga Jatim Ditangani TNI, Khofifah: Pengabdian Prajurit Sangat Berarti
Menteri PPPA Arifah Fauzi Raih Perempuan Berbakti 2026, Senator Cantik Anggota DPD RI Ning Lia: Inspirasi Perempuan Indonesia
Dua Bulan Kembangkan Proyek, Peserta TIH Diminta Tak Berhenti di Gagasan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Didorong Menjawab Perubahan Dunia Kerja
Menaker Dorong Perusahaan Serap Penyandang Disabilitas Usai Pelatihan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:01

HUT ke-76 Kodam IV Diponegoro, Pangdam Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:47

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Hibrid, Peserta Dapat Sertifikat Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:35

Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, tapi Bangun Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:38

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II, Ini Pokok Pengaturannya

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:27

38.075 Rumah Warga Jatim Ditangani TNI, Khofifah: Pengabdian Prajurit Sangat Berarti

Berita Terbaru