Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menyampaikan evaluasi kegiatan pendampingan peningkatan produktivitas perusahaan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Dok. Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menyampaikan evaluasi kegiatan pendampingan peningkatan produktivitas perusahaan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Dok. Kemnaker)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan peningkatan produktivitas perusahaan harus sejalan dengan kemampuan menghasilkan produk berkualitas yang sesuai kebutuhan pasar. Pemerintah kini menguji pendekatan tersebut melalui program pendampingan terhadap 20 perusahaan sebagai langkah awal memperkuat daya saing industri nasional.

Penegasan itu disampaikan Yassierli dalam Evaluasi Kegiatan Pendampingan Peningkatan Produktivitas di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proyek percontohan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dimulai sejak September 2026.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah perusahaan memaparkan perkembangan hasil pendampingan selama dua bulan. Program ini dirancang untuk mendorong perbaikan produktivitas melalui intervensi pemerintah yang terukur dan terstruktur.

Yassierli menjelaskan, peningkatan produktivitas tidak cukup hanya dengan membenahi proses kerja di lingkungan pabrik maupun kantor. Perusahaan juga perlu memperhatikan kualitas produk, kompetensi sumber daya manusia, kebijakan internal, hingga strategi pemasaran.

Pendekatan tersebut terangkum dalam konsep 4P+1M, yakni process (proses), product (produk), people (sumber daya manusia), policy (kebijakan), dan marketing (pemasaran).

Menurut Yassierli, pemahaman terhadap kebutuhan pasar menjadi salah satu aspek penting dalam penerapan pendekatan tersebut. Kapasitas produksi yang meningkat tidak akan memberikan hasil optimal apabila perusahaan tidak mampu memastikan produknya memiliki pasar.

“Peningkatan produktivitas ini tidak akan berdampak nyata jika pasarnya tidak mampu menyerap produk tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, program pendampingan harus menghasilkan manfaat ekonomi yang dapat diukur. Keberhasilan proyek percontohan ini akan menjadi dasar bagi Kemnaker untuk memperluas jangkauan program pada tahun mendatang.

Yassierli bahkan mendorong agar cakupan pendampingan tidak berhenti pada puluhan perusahaan. Dalam jangka panjang, program tersebut diharapkan mampu menjangkau skala yang jauh lebih besar.

“Jika saat ini pendampingan baru menjangkau puluhan perusahaan, ke depannya program tersebut harus mencakup ribuan bahkan ratusan ribu perusahaan,” ujar Yassierli.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah menjelaskan, peningkatan produktivitas perusahaan merupakan bagian dari strategi Kemnaker dalam memperkuat sisi permintaan tenaga kerja atau demand.

Langkah tersebut melengkapi penguatan sisi penawaran tenaga kerja atau supply yang dilakukan melalui pelatihan vokasi dan program pemagangan.

“Jadi, kita melakukan intervensi dari sisi supply melalui pelatihan vokasi dan pemagangan, kemudian dari sisi demand melalui peningkatan produktivitas perusahaan,” kata Darmawansyah.

Pendekatan yang menggabungkan penguatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas perusahaan tersebut diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara kebutuhan industri dengan kualitas sumber daya manusia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Minggu, 1 November 2026 - 21:54

AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers

Berita Terbaru