Yuhronur Efendi Soroti Pentingnya Integritas dan Karakter Generasi Emas Lamongan

Sabtu, 20 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis integritas dan kemampuan mengantisipasi perubahan sebagai bekal generasi muda menghadapi dinamika global. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan, Jumat (19/6).

Di hadapan peserta LKMM-TM, Yuhronur memaparkan kondisi pembangunan Kabupaten Lamongan yang dinilai terus menunjukkan tren positif di tengah tantangan global. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah menjadi salah satu indikator yang mencerminkan daya tahan sekaligus potensi Lamongan dalam menghadapi perubahan.

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Lamongan secara tahunan (year on year) mencapai 5,90 persen. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 10,79 persen secara kuartalan (quarter to quarter), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 5,80 persen.

Peningkatan tersebut, kata Yuhronur, juga diikuti dengan membaiknya kualitas sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan pada 2025 mencapai 76,80, sedangkan indeks daya saing daerah berada di angka 3,65.

Dalam kesempatan itu, Yuhronur menjelaskan konsep Integrity-Based Anticipatory Leadership sebagai kemampuan membaca perubahan sebelum terjadi, berani mengambil keputusan sebelum keadaan memaksa, serta tetap menjaga integritas ketika memegang kewenangan di tengah berbagai tantangan global.

“Masa depan bukan tentang AI, tetapi kemampuan menginterpretasi, juga karakter. Harus beradaptasi,” kata Yuhronur.

Menurutnya, kompetensi menjadi modal penting agar seseorang mampu bersaing di era digital. Namun, karakter tetap menjadi faktor utama yang membangun kepercayaan dan menentukan kualitas kepemimpinan seseorang.

Ia menambahkan, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pembangunan tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperkuat modal manusia, modal sosial, dan modal moral sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

“Berbicara tentang Indonesia Emas 2045 berarti berbicara tentang kualitas sumber daya manusia yang bertumpu pada empat modal utama, yakni ekonomi kapital, human kapital, sosial kapital, dan moral kapital,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi
Pusat Riset Pesantren Jatim Diluncurkan, Khofifah Dorong Santri Melek Zaman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru