1.000 Penari Hipnotis Ribuan Warga, Gebyar Budaya Bhumi Pasuruan 2026 Pecah di Gempol

Senin, 29 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ribuan masyarakat memadati kawasan Wisata Air Panas Wong Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (28/6/2026), untuk menyaksikan puncak Gebyar Budaya Bhumi Pasuruan 2026 bertema “Mahakarya Puspitarum”.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan itu menyuguhkan pertunjukan kolosal bertajuk “Selebrasi 1.000 Penari dan Gempita Tradisi Bumi Prasasti”, yang menjadi magnet utama bagi masyarakat.

Sebanyak 1.000 penari dari berbagai sanggar seni se-Kabupaten Pasuruan tampil memukau dengan tarian kolosal berlatar panorama alam Wisata Air Panas Wong Kepulungan.

Pertunjukan tersebut memadukan keindahan seni tari tradisional dengan narasi sejarah yang menggambarkan kejayaan Bhumi Pasuruan melalui gerak, irama, dan koreografi yang megah.

Acara ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan Mela Rusdi Sutejo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Febri Irawan Darwis, jajaran Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta unsur Forkopimcam Gempol.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Sutejo, mengapresiasi lahirnya Tari Puspitarum sebagai identitas budaya baru Kabupaten Pasuruan.

“Saya sangat mengapresiasi karena Kabupaten Pasuruan kini telah memiliki tari khas sendiri, yaitu Tari Puspitarum. Ini adalah sebuah kebanggaan bersama yang harus terus kita jaga, rawat, dan lestarikan,” ujar Mela.
Ia berharap generasi muda turut mengambil peran dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah di tengah derasnya arus modernisasi.

“Harapan saya ke depan, anak-anak dan generasi muda dapat meneruskan serta menjaga eksistensi budaya Kabupaten Pasuruan agar tidak punah,” imbuhnya.

Mela juga berharap Gebyar Budaya Bhumi Pasuruan dapat terus berkembang menjadi agenda budaya yang lebih besar dan mampu menarik perhatian masyarakat luas.

“Ke depan, saya berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan lebih besar, lebih meriah, dan bertransformasi menjadi agenda budaya tahunan berskala nasional,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Berita Terbaru