1.800 Botol Miras Disita Satpol PP Pasuruan, Pemilik Toko Diduga Bandel

Rabu, 10 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan botol miras disita petugas Satpol PP Pasuruan dalam operasi penertiban, Selasa (9/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ribuan botol miras disita petugas Satpol PP Pasuruan dalam operasi penertiban, Selasa (9/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan kembali melakukan penertiban terhadap penjualan minuman keras (miras) yang masih bebas dijual di wilayahnya. Operasi terbaru digelar Selasa (9/9/2025) di Toko Ultra, yang terletak di Pertokoan Delta Permai, Komplek Terminal Pandaan, aset milik pemerintah daerah.

Penjualan minuman keras di Kabupaten Pasuruan diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2009 tentang Pengawasan, Pengendalian, dan Penertiban Peredaran serta Penjualan Minuman Beralkohol. Meski aturan sudah jelas, sejumlah toko masih nekat menjual miras, yang berpotensi membahayakan generasi muda dan menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Rido Nugroho, mengatakan penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas penjualan miras di Toko Ultra selama hampir sebulan terakhir. “Awalnya dapat laporan dan kita tindak lanjuti keberadaannya, terbukti menjual miras berbagai merk dan langsung kita sita kemarin,” ujar Rido.

Sebelum tindakan tegas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah memberikan teguran kepada pemilik toko, yang diketahui berinisial R. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan, sehingga Satpol PP melanjutkan dengan penindakan.

Hasil penertiban pada Senin (8/9/2025) mencatat penyitaan sebanyak 1.683 botol miras, mulai dari kelas rendah hingga premium. Ironisnya, meski sudah ditertibkan, pemilik toko diduga kembali menjual miras, sehingga petugas kembali melakukan penyitaan dan berhasil mengamankan 147 botol dari berbagai merk. “Kami duga bandel, ya kami tertibkan lagi,” tegas Rido.

Rido menegaskan, penertiban ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban sekaligus melindungi masyarakat dari dampak buruk konsumsi minuman keras. “Penindakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari dampak buruk konsumsi miras,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru