PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Pekan Raya Pasuruan 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tujuh hari di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan. Malam penutupan pada Minggu (27/9/2026) berlangsung meriah dengan penampilan Fakedopp x Niken Salindry feat Mayangkara yang disaksikan lebih dari 35 ribu penonton.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang penyelenggaraan kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 tersebut. Selain konser musik gratis, masyarakat juga memanfaatkan Pekan Raya Pasuruan untuk mengunjungi stan-stan pelaku usaha yang menawarkan berbagai produk.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo hadir dalam malam penutupan bersama istrinya, Merita Rusdi Sutejo. Sejumlah pejabat dan undangan kehormatan, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, anggota Forpimda, DPRD, serta tamu lainnya, turut menyaksikan pertunjukan.
Menurut Rusdi, Pekan Raya Pasuruan tidak hanya memberikan hiburan gratis bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku usaha, khususnya UMKM kuliner, untuk menawarkan produk kepada pengunjung.
“Bisa dilihat sendiri, setiap pengunjung yang datang selalu mampir ke stand kulineran untuk beli makanan minuman kemudian dibawa untuk nonton konser. Ini sebagai salah satu bukti bahwa ekonomi rakyat bergerak,” ucapnya.
Pekan Raya Pasuruan 2026 menghadirkan 118 stan UMKM andalan Kabupaten Pasuruan. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari kuliner hingga berbagai produk lainnya.
Selain UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi perusahaan swasta, perbankan, dan instansi pemerintahan untuk menghadirkan pameran dan pelayanan kepada masyarakat.
Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut. Ia menyebut Forkopimda Plus, DPRD, panitia penyelenggara, serta masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagai bagian dari pihak yang mendukung pelaksanaan Pekan Raya Pasuruan 2026.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang sama-sama ikut mensukseskan gelaran Pekan Raya Pasuruan 2026. Mohon doa dan dukungan agar tahun depan bisa lebih seru lagi pekan rayanya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyambutan maupun penyelenggaraan kegiatan.
“Semoga dengan kebersamaan, Pasuruan bisa bangkit. Semoga masyarakat Pasuruan semakin maju, dan sejahtera. Mohon maaf kalau ada hal-hal yang kurang berkenan atau hal yang kurang selama pelaksanaan Pekan Raya Pasuruan 2026,” imbuhnya.
Bagi pelaku usaha, Pekan Raya Pasuruan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Salah satu pedagang, Wahid, berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar setiap peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan.
“Terima kasih Mas Rusdi, semoga Pekan Raya Pasuruan 2027 dan seterusnya bisa ada lagi,” harapnya.
Selain Fakedopp x Niken Salindry feat Mayangkara pada malam penutupan, sejumlah musisi sebelumnya turut mengisi konser musik gratis, antara lain NdarBoy Genk, Aftershine, Sal Priadi, KOTAK, Tipe-X, serta Cak Sodiq & New Monata.
Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, kawasan Pekan Raya Pasuruan 2026 dibagi menjadi enam zona. Area A atau Paviliun Pasuruan digunakan sebagai ruang pelayanan, Area B atau Pasuruan Expo menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus ruang promosi, sedangkan Area C menjadi creative market bagi pelaku ekonomi kreatif, UKM, dan UMKM.
Area D difungsikan sebagai culinary street yang menghadirkan beragam produk kuliner. Sementara Area E dan F digunakan sebagai panggung rakyat.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar