PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan melayani 501 permohonan pencetakan KTP baru selama tujuh hari penyelenggaraan Pekan Raya Pasuruan 2026.
Layanan tersebut berlangsung di stan Dispendukcapil yang berada di Taman Candra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, sejak Senin (21/9) hingga Minggu (27/9/2026).
Data Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan mencatat, sebanyak 43 permohonan dilayani pada Senin, 50 pada Selasa, 75 pada Rabu, 80 pada Kamis, 78 pada Jumat, 87 pada Sabtu, dan 88 pada Minggu. Totalnya mencapai 501 permohonan pencetakan KTP baru.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati, mengatakan layanan pencetakan KTP menjadi salah satu layanan yang paling diminati. Menurutnya, banyak warga usia remaja memanfaatkan stan tersebut untuk mengurus kartu identitas baru.
Di stan pelayanan itu, pemohon menjalani proses rekam biometrik, foto, sidik jari, iris mata, serta pembuatan tanda tangan melalui perangkat tanda tangan digital yang disediakan.
“Untuk cetak KTP baru harus menunggu dicetak dari Dirjendukcapil. Karena butuh waktu pengunggahan data, maksimal 1 hari dari awal pengurusan. Bagi masyarakat yang sudah memiliki KTP tapi karena kartu identitasnya hilang, pindah alamat, rusak atau ganti status perkawinan, bisa langsung dapat KTP barunya hari itu juga. Ada sekitar 14 orang yang membuat KTP baru karena KTP lama sudah rusak,” ujarnya pada Senin (28/9/2026) sore.
Pelayanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Sebanyak 10 hingga 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) Dispendukcapil disiagakan setiap hari selama tujuh hari penyelenggaraan Pekan Raya Pasuruan.
Tectona mengatakan pelayanan berjalan lancar dan kondusif. Ia menyebut pemohon berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan, dengan mayoritas dari Pandaan, Prigen, Sukorejo, dan Gempol. Ada pula warga dari luar kota, termasuk perantau yang bekerja di luar daerah maupun di Kota Pasuruan.
“Alhamdulillah semuanya lancar dan kondusif. Warga yang datang mengurus datang dari semua wilayah di Kabupaten Pasuruan. Mayoritas dari Pandaan. Prigen. Sukorejo, Gempol. Bahkan ada yang dari luar kota. Seperti para perantau yang bekerja di luar kota atau mereka yang bekerja di Kota Pasuruan,” ungkapnya.
Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapan untuk tetap membuka stan layanan pada penyelenggaraan Pekan Raya Pasuruan pada tahun-tahun mendatang. Komitmen tersebut disampaikan seiring antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan di lokasi acara.
“Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sudah memanfaatkan layanan kami di Pekan Raya. Mohon maaf kalau harus antri karena banyak yang memanfaatkan layanan di stan Dispenducapil. Sekaligus menghimbau, sebelum datang ke stan. Pastikan dokumen yang dibutuhkan, lengkap. Jadi biar lebih cepat pengurusannya. Bisa lihat di website dan medsos Dispendukcapil,” imbuhnya.
Salah seorang warga, Jannah, turut mengapresiasi keberadaan stan layanan Dispendukcapil di Pekan Raya Pasuruan. Ia menilai layanan tersebut memudahkan warga karena lokasinya lebih dekat dan proses pelayanan dapat diakses tanpa harus datang ke kantor Dispendukcapil di Raci.
“Alhamdulillah mengurus di stan Pekan Raya di Taman Candra Wilwatikta ini lebih memudahkan ya, karena lebih dekat. Tidak perlu jauh-jauh ke kantor Dispendukcapil di Raci dan pelayanannya juga enak,” ungkap Jannah.
Selain pencetakan KTP, masyarakat juga dapat mengakses sejumlah layanan administrasi kependudukan lainnya, seperti akta kelahiran, akta kematian, akta kutipan, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Ibu dan Anak (KIA).
Berdasarkan pantauan tim humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan di lokasi, warga memadati stan sejak pagi hingga malam. Pelayanan tersebut didukung petugas dan operator yang ditempatkan di setiap meja layanan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar